Pengguna di Kanada Klaim Galaxy S25 FE Meledak Saat Diisi Daya, Seorang Ibu dan Anak Trauma

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 16:47:01 WIB
Pengguna Galaxy S25 FE di Kanada alami ledakan ponsel saat pengisian daya semalaman.

ACEH — Korban yang tinggal di Kanada itu membeli Galaxy S25 FE dari operator Virgin enam bulan lalu dan masih mencicilnya setiap bulan. Dalam unggahan di Reddit, ia menceritakan ponselnya meledak saat dicas semalaman menggunakan kabel bawaan dan charger pihak ketiga 20W USB-PD — karena Samsung tidak lagi menyertakan charger di kotak penjualan.

Ponsel diletakkan di atas kasur tempat ia dan anaknya tidur, namun tidak di bawah bantal. Sekitar pukul 03.00 dini hari, ia terbangun oleh suara letusan seperti kembang api. "Logam dan plastik beterbangan ke mana-mana," tulisnya. Petugas pemadam kebakaran datang untuk memadamkan asap dan mengamankan ponsel.

Faktor Pemicu: Dompet Kulit Tebal dan Koin di Dalam Casing

Korban mengakui ponselnya ditempatkan di dalam casing dompet kulit yang tebal. Di dalam casing tersebut terdapat beberapa koin logam. Kombinasi ini bisa menjebak panas dan memicu pelarian termal (thermal runaway) pada baterai lithium-ion.

Meski begitu, ponsel modern seharusnya memiliki lapisan pengaman berlapis — mulai dari sensor suhu hingga mekanisme throttling — yang dirancang untuk menghentikan panas berlebih sebelum mencapai titik ledakan. Fakta bahwa pengaman itu gagal menjadi pertanyaan besar bagi Samsung.

Ini Bukan Kasus Pertama: Ada Dua Laporan Sebelumnya Tahun Ini

Android Authority mencatat pada awal tahun ini ada laporan Galaxy S25 Plus yang meledak saat diisi daya. Beberapa bulan kemudian, pengguna lain mengklaim Galaxy S24 mereka terbakar di tangan saat penggunaan normal. Kini giliran Galaxy S25 FE yang menjadi korban.

Samsung mengeluarkan pernyataan resmi untuk insiden pertama, namun tidak merespons laporan kedua. Hingga berita ini ditulis, perusahaan asal Korea Selatan itu belum memberikan tanggapan atas klaim terbaru. Korban sudah menghubungi layanan dukungan Samsung dan mendapat nomor tiket, tapi belum ada kabar lanjutan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Ponsel Terbakar?

Untuk pengguna di Indonesia, insiden ini menjadi pengingat penting. Jangan pernah mengisi daya ponsel di atas kasur atau permukaan empuk yang bisa menjebak panas. Hindari casing dompet tebal, apalagi jika di dalamnya ada benda logam seperti koin atau kartu.

Jika ponsel mulai mengeluarkan asap atau terbakar: segera jauhkan orang dari lokasi, jangan menyentuh ponsel dengan tangan kosong, hubungi pemadam kebakaran, dan jangan menyiram dengan air karena baterai lithium-ion bisa bereaksi eksplosif dengan air.

Apakah Pengguna Galaxy di Indonesia Perlu Khawatir?

Android Authority menekankan bahwa meski ini insiden ketiga tahun ini, jumlahnya masih sangat kecil dibandingkan puluhan juta unit Galaxy S series yang terjual global. Artinya, ini masih tergolong kasus terisolasi. Namun, pola kegagalan pada tiga model berbeda dalam waktu berdekatan patut diwaspadai.

Untuk saat ini, pengguna Galaxy disarankan menggunakan charger resmi atau merek terpercaya, menghindari casing tebal saat mengisi daya, dan tidak pernah meninggalkan ponsel mengisi daya di atas kasur semalaman. Satu insiden saja sudah cukup untuk membuat trauma seumur hidup.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: androidauthority.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top