ACEH — Momentum Idul Adha tahun ini menjadi ajang bagi para kepala daerah di Aceh untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyaluran hewan kurban. Berdasarkan penelusuran Dialeksis.com hingga Kamis (28/5/2026), pola partisipasi para bupati bervariasi: ada yang menyalurkan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto, ada pula yang mengelola hewan kurban dari program arisan ASN dan donatur.
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyerahkan dua ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo kepada warga terdampak banjir. Penyaluran berlangsung di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, dan Kampung Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, pada Selasa (26/5/2026). Kedua sapi tersebut memiliki bobot masing-masing lebih dari satu ton.
“Ini bukan sekadar bantuan pangan di hari raya, tetapi juga penyemangat moril bagi warga yang masih berjuang pulih pascabencana,” demikian pesan yang mengemuka dari penyaluran bantuan tersebut. Daging kurban langsung didistribusikan kepada warga di dua kampung penerima manfaat.
Di Kabupaten Pidie, Bupati Sarjani Abdullah turun langsung melakukan penyembelihan simbolis di halaman Kantor Dinas Syariat Islam Pidie, Rabu (27/5/2026). Hewan kurban yang dikelola Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) setempat mencapai 23 ekor sapi yang berasal dari program arisan ASN Pemkab Pidie dan donatur.
Ketua PHBI Pidie, H. Fazli, menyebut 23 ekor sapi tersebut menghasilkan 1.850 tumpuk atau kupon. Secara keseluruhan, PHBI Pidie menerima 99 ekor sapi dan 6 ekor kambing dari Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), 2 ekor sapi dari PDAM, 3 ekor sapi dan 1 kambing dari Bank Aceh Syariah, serta 1 ekor sapi dari BSI Area Banda Aceh. Satu ekor sapi bantuan Presiden juga didistribusikan kepada korban banjir Blang Pandak, Tangse.
Bantuan sapi kurban Presiden di Aceh Besar disalurkan kepada warga Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum. Sapi jenis Limousin berbobot 1.024 kilogram itu diterima Masjid Sirajul Huda. Penyaluran tersebut berdasarkan surat permohonan yang diajukan Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, kepada Kementerian Sekretariat Negara.
Pemkab Pidie Jaya menyalurkan sapi kurban bantuan Presiden ke Masjid Al Falah Lueng Putu. Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyebut sapi tersebut memiliki bobot mencapai 920 kilogram. Ia menilai bantuan itu menjadi simbol kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Pidie Jaya, khususnya di tengah proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi.
Di Aceh Selatan, bantuan Presiden hadir dalam bentuk paket daging segar. Pemkab setempat mendistribusikan 4.090 paket daging untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di 11 kecamatan. Bupati Aceh Selatan Mirwan MS mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegembiraan meugang dan Idul Adha bagi warga yang terdampak bencana.
Di Aceh Singkil, Bupati Safriadi Oyon bersama keluarga menyaksikan penyembelihan hewan kurban berupa kerbau dan sapi di Masjid Nurul Makmur, Pulo Sarok. Sebelumnya, satu ekor sapi bantuan Presiden disembelih di Masjid Hayatul Iman, Rimo, Kecamatan Gunung Meriah. Sedikitnya 40 ekor hewan kurban tercatat dikelola di beberapa masjid dan musala di wilayah itu.
Sementara itu, Pemerintah Aceh Timur fokus pada kesiapan stok. Dinas Perkebunan dan Peternakan setempat mencatat persediaan hewan kurban mencapai 2.428 ekor, terdiri dari 1.062 sapi, 900 kambing, 457 domba, dan 9 kerbau. Kecamatan Idi Rayeuk menjadi wilayah dengan persediaan terbanyak, yakni 253 ekor.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur Murdhani memastikan pengawasan kesehatan hewan dilakukan sebelum dan sesudah penyembelihan. Hewan kurban harus sehat, cukup umur, tidak cacat, dan layak konsumsi.