ACEH — Jakarta akan menjadi panggung pertarungan kelas atas dalam waktu dekat. 'Pattimura International Big Fight 2026' bukan sekadar kejuaraan biasa, melainkan gelaran spesial yang merangkum semangat perjuangan Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura dalam balutan olahraga tinju. Event ini memadukan dua kategori sekaligus: amatir dan profesional, atau yang akrab disebut Ampro.
Pemilihan lokasi di Studio TVRI Pusat, Jakarta, menjadi sinyal bahwa event ini ingin menjangkau publik luas melalui siaran langsung. Tanggal 29 Mei 2026 dipilih karena berdekatan dengan momentum bersejarah perjuangan rakyat Maluku.
Belum ada daftar petinju yang dirilis secara resmi oleh panitia. Namun, format Ampro biasanya menghadirkan pertarungan dari berbagai kelas berat badan, mulai dari bakat-bakat muda amatir yang haus pengalaman hingga petinju profesional yang sudah malang melintang di atas ring.
Kombinasi amatir dan profesional dalam satu hari pertandingan kerap menjadi daya tarik tersendiri. Penonton bisa menyaksikan transisi gaya bertarung yang berbeda—dari teknik baku amatir yang mengandalkan kecepatan, hingga taktik matang dan pukulan bertenaga dari petinju profesional.
Bagi para petinju amatir, ajang ini menjadi batu loncatan emas. Mereka berkesempatan tampil di venue berskala nasional dan berbagi ring dengan idola mereka. Sementara itu, petinju profesional bisa menguji ketangguhan sekaligus menambah jam terbang di hadapan publik ibu kota.
Jumat (29/5/2026) dipastikan akan menjadi hari padat aksi. Dengan tajuk 'Pattimura International Big Fight', panitia tampaknya ingin menghidupkan kembali tradisi pertarungan sengit yang sarat makna. Publik pun menanti apakah akan ada petinju nasional yang turun di partai puncak.
Informasi lebih lanjut mengenai tiket masuk, susunan petarung, dan kelas yang dipertandingkan masih menunggu pengumuman resmi dari penyelenggara. Yang jelas, kalender tinju Indonesia pada akhir Mei tahun depan sudah punya satu agenda wajib tonton.