LHOKSEUMAWE — Kepemimpinan baru Kwarcab Pramuka Aceh Utara resmi ditetapkan setelah Tarmizi Panyang, S.I.Kom, yang juga Wakil Bupati setempat, dipilih secara aklamasi oleh peserta Muscab X. Forum yang berlangsung di Aula Kantor Bupati itu menjadi ajang evaluasi sekaligus penyusunan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan.
Seluruh peserta Muscab yang terdiri dari para camat sepakat memberikan dukungan penuh kepada Tarmizi. Mekanisme ini ditempuh lantaran masa bakti pengurus kwartir ranting di masing-masing kecamatan telah berakhir.
Dalam sambutannya usai ditetapkan, Tarmizi menyebut amanah ini sebagai tanggung jawab besar. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus hingga anggota Pramuka untuk membangun organisasi yang lebih aktif dan inovatif.
“Tanggung jawab ini harus dijalankan secara bersama-sama. Saya mengajak seluruh jajaran pengurus, kwartir ranting, pembina, dan anggota Pramuka untuk membangun organisasi yang lebih aktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Tarmizi.
Muscab X juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Fokus utama diarahkan pada penguatan pendidikan karakter, peningkatan kualitas pembinaan peserta didik, serta pengembangan kepemimpinan generasi muda. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan, dayah, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat juga menjadi prioritas.
Menurut Tarmizi, Gerakan Pramuka Aceh Utara harus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai religius, kedisiplinan, dan kepemimpinan dalam setiap kegiatan kepramukaan.
“Berlandaskan nilai-nilai Islam serta menjunjung tinggi adat dan budaya Aceh,” tegasnya. Dengan kepemimpinan baru ini, Pramuka Aceh Utara diharapkan semakin solid dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.