SIGLI — Zulfazli menggantikan Yusri Kasem, S.H., yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya. Nama Zulfazli sebelumnya telah disebut-sebut sebagai kandidat kuat dalam proses suksesi kepemimpinan partai berlambang bintang sembilan tersebut.
Kepada portalsatu.com, politisi yang akrab disapa Zulfazli ini menyatakan kesiapannya menjalankan amanah. Ia berkomitmen melanjutkan program-program partai yang sudah berjalan dan menjaga soliditas yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya.
“Saya siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kepengurusan di bawah kepemimpinan Bapak Yusri Kasem selama ini telah menunjukkan soliditas yang baik. Karena itu, saya akan terus berkoordinasi dengan para senior untuk bersama-sama membesarkan partai,” ujar Zulfazli.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah Jadi Prioritas
Zulfazli menegaskan, salah satu fokus utamanya adalah memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie yang dipimpin oleh Bupati Sarjani Abdullah dan Wakil Bupati Alzaizi. Ia berjanji akan menjalankan arahan dari Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, untuk memastikan partai selaras dengan program pembangunan daerah.
“PKB Pidie berkomitmen mendukung Pemerintah Kabupaten Pidie dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain dikenal aktif memperjuangkan aspirasi di DPRK, Zulfazli dinilai memiliki kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai kalangan, dari unsur pemerintah hingga masyarakat akar rumput. Kemampuan ini diyakini akan menjadi modal penting dalam memimpin partai ke depan.
Mengedepankan Politik Kehadiran di Tengah Masyarakat
Ke depan, Zulfazli mengatakan PKB Pidie akan mengedepankan pendekatan politik kehadiran. Partai akan lebih aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.
“Kami ingin memastikan PKB hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, lalu memperjuangkannya agar dapat direalisasikan,” pungkasnya.
Kabar penetapan Zulfazli sebagai Ketua DPC PKB Pidie dengan cepat menyebar melalui media sosial dan menjadi perbincangan di kalangan kader serta simpatisan partai, baik di tingkat lokal maupun nasional.