Satgas PRR Apresiasi Hibah Antardaerah dari Sumut dan Sumbar untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh, Rp260 Miliar Tersalur

Penulis: Alfian Batubara  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 12:11:01 WIB
Satgas PRR mencatat penyaluran hibah antardaerah Rp260 miliar dari Sumut dan Sumbar untuk pemulihan pascabencana di Aceh.

BANDA ACEH — Skema hibah antardaerah untuk percepatan pemulihan pascabencana di Aceh terus menunjukkan hasil positif. Satgas PRR Pascabencana Sumatera mencatat bahwa bantuan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat sebagian besar telah masuk ke rekening kas daerah penerima, sementara sisanya masih dalam proses administrasi pencairan.

Berdasarkan data terbaru, bantuan dari Sumatera Utara telah disalurkan oleh Pemprov Sumut bersama tujuh kabupaten/kota. Daerah di Aceh yang menerima manfaat meliputi Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, dan Gayo Lues. Komitmen dana dari wilayah ini mencapai sekitar Rp260 miliar, berasal dari Pemprov Sumut, Pemko Medan, Pemkab Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Serdang Bedagai, Kota Pematangsiantar, dan Labuhanbatu.

Bantuan dari Sumatera Barat dan Proses Administrasi

Sementara itu, dukungan dari 15 pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat juga menunjukkan perkembangan menggembirakan. Sebagian besar bantuan telah ditetapkan dan masuk ke rekening kas daerah penerima. Beberapa daerah lainnya masih menuntaskan tahapan administrasi pencairan.

Pemerintah pusat turut mempermudah proses tersebut melalui kebijakan yang memungkinkan penyaluran bantuan keuangan tanpa memerlukan persetujuan DPRD. Langkah ini diambil untuk mempercepat aliran dana ke wilayah yang paling membutuhkan dukungan besar dalam proses pemulihan.

Gotong Royong Antardaerah Jadi Model Nasional

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengapresiasi perkembangan penyaluran hibah ini. Menurutnya, bantuan antardaerah tidak hanya memberikan dukungan fiskal bagi wilayah terdampak, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

“Terima kasih. Bagus progresnya. Sebaiknya kepala daerah penerima hibah mengunjungi kepala daerah pemberi hibah, mengucapkan terima kasih dan dinaikkan ke media untuk menunjukkan solidaritas antardaerah dalam membantu daerah bencana. Bisa jadi model ke depan. Bencana bisa terjadi di daerah mana pun,” kata Tito dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Kunjungan Langsung Bupati Bireuen ke Asahan

Sebagai bentuk apresiasi konkret, Bupati Bireuen Mukhlis bersama jajaran pemerintah daerah setempat telah melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Asahan. Langkah ini dinilai Satgas PRR sebagai contoh positif yang tidak hanya mempererat hubungan antardaerah, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengalokasikan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun kepada pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi percepatan rehabilitasi, rekonstruksi, serta upaya pengurangan risiko bencana di masa mendatang.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top