Pencarian

Pabrik Metanol Segera Dibangun di KEK Arun Lhokseumawe, Aceh Targetkan Kurangi Ketergantungan Impor

Selasa, 14 Juli 2026 • 17:12:50 WIB
Pabrik Metanol Segera Dibangun di KEK Arun Lhokseumawe, Aceh Targetkan Kurangi Ketergantungan Impor
Sekda Aceh M. Nasir menerima paparan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal terkait rencana pembangunan pabrik metanol di KEK Arun, Senin (13/7/2026).

BANDA ACEH — Komitmen investasi pabrik metanol di KEK Arun mengemuka dalam pertemuan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, dan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal, Senin (13/7/2026). Dalam pertemuan itu, Pemprov Aceh menegaskan dukungan terhadap proyek yang dinilai mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan menciptakan lapangan kerja.

Gas Alam Jadi Bahan Baku Utama

Manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal memaparkan bahwa pabrik tersebut akan memanfaatkan gas alam sebagai bahan baku utama. Metanol yang dihasilkan nantinya menjadi bahan baku penting bagi industri kimia, energi, dan manufaktur.

“Investasi yang menghasilkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi akan terus kami dukung. Pemerintah Aceh terbuka bagi investor yang ingin mengembangkan industri berbasis sumber daya lokal,” ujar Sekda Aceh M. Nasir dalam keterangan yang diterima, Senin.

Turunan Metanol: Formaldehida hingga DME

Pemerintah Aceh meyakini kehadiran pabrik ini akan memicu pertumbuhan industri hilir berbasis metanol di kawasan tersebut. Sejumlah produk turunan yang berpotensi dikembangkan antara lain formaldehida, asam asetat, dan dimetil eter (DME).

Selain memperkuat pasokan dalam negeri, proyek ini diperkirakan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Aceh. Dampak itu meliputi pembukaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tumbuhnya sektor industri pendukung.

Selaras dengan Agenda Hilirisasi Nasional

Pembangunan pabrik metanol di KEK Arun disebut sejalan dengan agenda nasional mendorong hilirisasi sumber daya alam. Pemerintah pusat selama ini gencar mendorong pengolahan gas bumi di dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah.

M. Nasir menambahkan Aceh memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat industri hilir berbasis gas. Karena itu, Pemprov berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif agar proyek-proyek strategis dapat segera terealisasi.

Bagikan
Sumber: mediasatunews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks