Pemerintah Aceh dan PLN Bahas Pengembangan PLTS di Jakarta, Targetkan Manfaat Ekonomi dan Energi Bersih

Penulis: Ricki Manurung  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:50:31 WIB
Sekda Aceh M. Nasir dan perwakilan PLN berdiskusi mengenai pengembangan PLTS di Jakarta.

JAKARTA — Pemerintah Aceh mengambil langkah konkret untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan dengan menggelar pertemuan strategis bersama PLN. Sekda Aceh M. Nasir bertemu langsung dengan perwakilan PLN Pusat, PLN Aceh, serta pemangku kepentingan lainnya di Warkop Kopi Tarek Premium, Cikini, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Pertemuan itu juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, beserta jajaran terkait. Fokus utama diskusi adalah potensi besar pengembangan PLTS di Aceh yang didukung oleh kondisi geografis dan intensitas cahaya matahari yang tinggi.

Potensi Surya Aceh: Dukungan Geografis dan Kawasan Strategis

Dalam pertemuan tersebut, para pihak mengidentifikasi sejumlah kawasan di Aceh yang berpotensi dikembangkan untuk energi surya. Selain faktor alam, ketersediaan lahan menjadi modal utama yang dinilai mampu mempercepat realisasi proyek PLTS skala besar di provinsi ujung barat Indonesia itu.

Sekda Aceh M. Nasir menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kerja sama dengan pemerintah pusat, BUMN, maupun pihak swasta. Menurutnya, pengembangan energi surya bukan sekadar langkah transisi energi, tetapi juga peluang untuk menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Dampak Ekonomi yang Diharapkan: Investasi, Lapangan Kerja, dan Pembangunan Berkelanjutan

“Potensi energi surya di Aceh perlu dimanfaatkan secara maksimal melalui kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah Aceh siap mendukung berbagai upaya yang dapat mempercepat pemanfaatan energi bersih sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Nasir.

Pemerintah Aceh meyakini bahwa proyek PLTS dapat mendatangkan investasi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat pembangunan berkelanjutan di daerah. Hal ini sejalan dengan target transisi energi nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Langkah Teknis dan Sinergi untuk Masa Depan Energi Aceh

Perwakilan PLN dan pihak terkait turut memaparkan berbagai peluang serta langkah teknis yang perlu dipersiapkan. Pembahasan mencakup aspek perencanaan, infrastruktur pendukung, hingga skema kerja sama yang memungkinkan agar pengembangan PLTS berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat jangka panjang.

Pertemuan di Jakarta ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi sinergi yang lebih erat antara Pemerintah Aceh, PLN, dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui pengembangan energi terbarukan, Aceh tidak hanya berkontribusi pada target nasional, tetapi juga memperkuat kemandirian energinya di masa mendatang.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: portalnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top