BANDA ACEH — Sebanyak 388 jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam Kloter 14 menjadi gelombang terakhir yang tiba di Tanah Air. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak di Asrama Haji Aceh, Selasa.
"Sebanyak 388 jamaah haji kloter terakhir dari Aceh hari ini kita terima, dan Insya Allah segera kembali ke daerah masing-masing," kata Dahnil di Banda Aceh.
Dengan selesainya proses penyambutan Kloter 14, Embarkasi Aceh secara resmi mengakhiri masa tugas pada musim haji tahun ini. Dahnil menyatakan bahwa secara administratif, tanggung jawab memberangkatkan, menerima, dan memulangkan jamaah telah tuntas per 30 Juni 2026.
"Alhamdulillah, secara resmi per tanggal 30 Juni 2026, Embarkasi Aceh tuntas menunaikan tanggung jawab melepas, menerima dan memulangkan jamaah Aceh yang lebih dari 5.000 orang," ujarnya.
Dalam sambutannya, Wamenhaj juga menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya 19 jamaah haji asal Aceh. Mereka meninggal dunia baik saat berada di Arab Saudi maupun setelah kembali ke Tanah Air.
"Mudah-mudahan almarhum dan almarhumah khusnul khatimah, mudah-mudahan menjadi haji mabrur dan mabrurah," kata Dahnil mendoakan.
Dahnil memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas haji di Aceh. Menurutnya, pelayanan yang diberikan kepada para tamu Allah SWT selama musim haji tahun ini dinilai berjalan maksimal.
"Peningkatan pelayanan haji menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang," ujarnya.
Ia menambahkan, secara nasional, penyelenggaraan musim haji 2026 oleh pemerintah Indonesia telah mencapai titik akhir. Proses pemulangan jamaah kloter terakhir secara keseluruhan dijadwalkan rampung pada 2 Juli 2026, khususnya di embarkasi Jakarta dan Surabaya.