Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Turun Rp150.000 per Mayam, Masyarakat Justru Ramai-ramai Membeli

Penulis: Jonatan Nasution  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10:01 WIB
Penurunan harga emas perhiasan di Banda Aceh mendorong lonjakan pembelian masyarakat.

BANDA ACEH — Harga emas perhiasan di ibu kota Provinsi Aceh anjlok ke level Rp7.550.000 per mayam pada perdagangan Selasa (30/6/2026), turun Rp150.000 dibandingkan hari sebelumnya yang bertengger di Rp7.700.000 per mayam. Angka tersebut belum termasuk ongkos pembuatan sebesar Rp200.000, yang membuat harga jual akhir menjadi Rp7.750.000 per mayam.

Pelemahan ini tidak lepas dari tekanan di pasar global. Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat dan spekulasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Fed) membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Akibatnya, permintaan global melemah dan berdampak langsung ke pasar domestik, termasuk Aceh.

Mengapa Harga Emas Justru Laris Manis Saat Turun?

Alih-alih menahan diri, masyarakat Banda Aceh justru berbondong-bondong membeli emas. Pedagang emas di kawasan Pasar Aceh, Daffa, mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen transaksi yang terjadi saat ini adalah pembelian, bukan penjualan.

“Harga turun membuat masyarakat lebih banyak membeli emas,” ujar Daffa, Selasa (30/6/2026).

Fenomena ini menunjukkan bahwa sebagian besar pembeli melihat momentum penurunan harga sebagai peluang investasi atau sekadar mengamankan nilai barang. Pergeseran minat investor global pun ikut memengaruhi pergerakan harga di tingkat lokal.

Investor Global Berpaling ke Dolar, Emas Tertekan

Daffa menjelaskan bahwa aksi ambil untung (profit taking) setelah harga emas sempat menyentuh rekor tertinggi menjadi pemicu utama. Investor global kini lebih memilih membeli dolar dibandingkan emas.

“Investor sekarang lebih banyak membeli dolar dibandingkan emas. Ketika suku bunga naik, harga emas biasanya turun. Sebaliknya, saat suku bunga turun, harga emas cenderung naik,” jelasnya.

Harga Emas Antam Ikut Terkoreksi

Tak hanya emas perhiasan, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) juga ikut tertekan. Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam turun Rp15.000 menjadi Rp2.630.000 per gram. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) turun lebih dalam, yakni Rp25.000 menjadi Rp2.335.000 per gram.

Penurunan harga buyback yang lebih tajam ketimbang harga jual menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase koreksi, di mana investor yang ingin mencairkan emasnya harus menerima potongan lebih besar. Meski begitu, bagi warga Banda Aceh yang membeli saat harga rendah, potensi keuntungan jangka panjang tetap terbuka lebar.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: masakini.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top