ACEH TIMUR — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran agar mampu naik kelas. Langkah ini ditempuh mengingat hampir setiap kecamatan di Aceh Timur memiliki produk unggulan yang potensial dikembangkan, mulai dari pisang sale hingga kain tenun khas daerah.
"Kami terus mendorong pelaku UMKM naik kelas dengan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan serta memperluas pasar," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Aceh Timur, Muslim, di Aceh Timur, Selasa.
Muslim menyebutkan sejumlah produk UMKM yang menjadi andalan Kabupaten Aceh Timur saat ini. Di antaranya pisang sale, dodol, produk olahan bandeng tanpa duri, aneka bordir, anyaman pandan, hingga kain tenun.
"Produk bordir cukup dikenal adalah Bordir Kanje Ratna. Produk tersebut menghadirkan berbagai motif khas Aceh yang diaplikasikan pada pakaian, mukena, tas hingga berbagai suvenir," ujarnya.
Kerajinan anyaman pandan diproduksi oleh kelompok Pandan Berseri. Mereka menghasilkan tikar dan berbagai kerajinan rumah tangga yang masih mempertahankan teknik tradisional. Sementara itu, pengrajin tenun yang tergabung dalam kelompok Peulaku di Kecamatan Simpang Ulim menghasilkan kain tenun dengan motif khas yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Aceh Timur.
Pemkab Aceh Timur tidak hanya mendorong produksi, tetapi juga memberikan pendampingan menyeluruh. Program yang dijalankan mencakup pelatihan peningkatan kualitas produk, desain kemasan, legalitas usaha, hingga promosi melalui pameran di tingkat daerah dan nasional.
"Pelaku UMKM tidak cukup memproduksi barang, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan pasar, memperbaiki kemasan, memperkuat merek, serta memanfaatkan pemasaran digital agar produknya semakin dikenal," kata Muslim.
Menurutnya, tugas pemerintah daerah bersama elemen masyarakat adalah memastikan produk-produk unggulan ini terus berkembang, memiliki daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Muslim berharap semakin banyak generasi muda dan ibu rumah tangga yang tertarik mengembangkan usaha berbasis potensi daerah. Ia menilai setiap produk lokal memiliki peluang berkembang apabila dikelola secara serius, konsisten menjaga kualitas, serta didukung promosi yang baik.
"Kami optimistis produk-produk unggulan UMKM Kabupaten Aceh Timur semakin berkembang. Kami juga berharap UMKM di Kabupaten Aceh Timur mampu naik kelas sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," katanya.
Keberadaan UMKM dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.