BIREUEN — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyampaikan apresiasi kepada Distanbun Aceh yang telah memercayakan daerahnya sebagai tuan rumah roadshow tahun ini. Menurutnya, pasar tani menjadi ruang strategis bagi petani lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk tanpa perantara.
“Ini adalah ruang nyata untuk mempromosikan dan memasarkan produk pertanian secara langsung dari tangan petani ke konsumen tanpa melalui perantara,” ujar Mukhlis dalam sambutannya.
Bupati menambahkan, kehadiran pasar tani diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani lokal, menjaga stabilitas harga pangan, serta mendorong kebangkitan ekonomi kreatif melalui produk unggulan UMKM Bireuen.
Kepala Bidang Hortikultura Distanbun Aceh, Ir. Chairil Anwar, M.P, yang mewakili Kepala Dinas, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari “Formula 3P” yang dicanangkan pemerintah. Formula tersebut mencakup peningkatan produksi, pemacu produktivitas, dan pendongkrak pendapatan riil petani.
Chairil juga menyebut, angka inflasi pangan di Aceh masih cukup tinggi. Melalui pasar tani, pemerintah memangkas rantai pasok yang selama ini melibatkan pedagang perantara atau tengkulak.
Besarnya antusiasme masyarakat dan dampak positif yang dirasakan, Distanbun Aceh mendorong Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk menjadikan pasar tani sebagai agenda rutin bulanan.
“Semoga dengan adanya roadshow pasar tani ini dapat menurunkan angka inflasi,” harap Chairil.
Bupati Mukhlis pun berharap sinergi antara Pemerintah Aceh dan Kabupaten Bireuen ini dapat berlanjut secara berkesinambungan di tahun-tahun mendatang, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor hortikultura, pertanian, dan perkebunan.