Pasca-Bencana Hidrometeorologi, Kementan Siapkan 4 Juta Bibit Kopi Arabica Gayo 3 untuk Petani di Aceh Tengah

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 18:57:31 WIB
Bupati Aceh Tengah tinjau progres pembibitan 4 juta bibit kopi Arabica Gayo 3 di SMK Negeri 2 Pegasing.

TAKENGON — Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, meninjau langsung progres pembibitan di SMK Negeri 2 Aceh Tengah, Kampung Kala Nareh, Kecamatan Pegasing, Rabu (19/3). Dalam kunjungan itu, ia memastikan pertumbuhan vegetatif bibit berada dalam kondisi sangat baik dan siap tanam di lapangan.

Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani Terdampak

Bupati menegaskan bahwa penyaluran bibit akan difokuskan kepada petani yang telah terdata dalam kelompok tani penerima manfaat. Langkah ini untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi kebun kopi pascabencana.

“Alhamdulillah, hasil pekerjaan menunjukkan pertumbuhan vegetatif bibit yang sangat baik. Bibit Arabika Gayo 3 telah memenuhi kondisi yang siap untuk ditanam di lapangan,” kata Haili Yoga di sela-sela kunjungan yang turut dihadiri Tim Kementan dan perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Aceh.

Proses Sertifikasi Sebelum Distribusi

Saat ini, seluruh bibit masih menunggu proses sertifikasi dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Aceh. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Aceh Tengah, Sabrin, menjelaskan bahwa jadwal penyaluran baru akan dimulai pada Agustus 2026.

“Bibit akan disalurkan kepada petani yang terdampak bencana sesuai usulan yang telah diverifikasi melalui kelompok tani, sehingga penyalurannya tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan program,” ujar Sabrin.

Kebutuhan Bibit di Dataran Tinggi Gayo Terus Tinggi

Menurut Bupati, kebutuhan bibit kopi di Dataran Tinggi Gayo tergolong tinggi setiap tahunnya. Program produksi massal ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Aceh Tengah sebagai salah satu sentra penghasil kopi Arabika terbaik di dunia.

Kopi Arabica Gayo 3 sendiri merupakan varietas unggul yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman. Dengan tambahan 4 juta bibit baru, diharapkan sektor perkebunan kopi di daerah itu dapat pulih lebih cepat dan kembali berproduksi optimal.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top