BANDA ACEH — Sebanyak 53 unit jembatan dari berbagai tipe tengah dibangun prajurit TNI di wilayah Kodim 0113/Gayo Lues, Aceh. Proyek ini mencakup jembatan Bailey, jembatan Aramco, jembatan perintis, jembatan beton, hingga jembatan gantung sepanjang 70 meter yang tersebar di beberapa titik di Kecamatan Pining.
Komandan Korem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, menyebut rangkaian jembatan ini akan menjadi urat nadi perekonomian baru bagi desa setempat. Pembangunan dikerjakan personel Kodim 0113/Gayo Lues, Batalyon TP 855/Raksaka Dharma, dan Yonzipur 16/Kodam Iskandar Muda.
Tantangan terbesar ada di akses jalan. Lokasi pembangunan berada di pedalaman Aceh dengan cuaca ekstrem musim penghujan. Brigjen Ali Imran mengatakan medan berlumpur membuat sejumlah truk pengangkut material milik TNI terperosok.
"Material terpaksa dievakuasi dan dipikul manual oleh para prajurit," ujarnya dalam keterangan di Banda Aceh, Jumat.
Para prajurit harus bertaruh nyawa memikul material berat, mengarungi sungai, hingga menerobos jalanan yang tidak bisa dilalui kendaraan.
Proyek ini merupakan respons atas putusnya jembatan permanen yang menjadi akses utama masyarakat akibat diterjang arus sungai yang meluap. Sebelumnya, warga dan anak-anak sekolah terpaksa menyeberangi sungai deras menggunakan jembatan tali darurat dari tambang dan bambu.
Fasilitas seadanya itu sangat membahayakan keselamatan dan memicu kekhawatiran besar para orang tua.
"Kini, lewat gotong royong yang menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, pembangunan jembatan baru diharapkan dapat mendongkrak mobilitas, rasa aman, serta kesejahteraan masyarakat di pedalaman Aceh," kata Brigjen Ali Imran.
Brigjen Ali Imran menegaskan pembangunan ini dikebut sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Target utama agar aktivitas warga cepat lancar dan kembali normal.
"Sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, melalui Dansatgas Jembatan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, kami mengerahkan prajurit untuk terus menggenjot pembangunan ini," tegasnya.