BANDA ACEH — Suhu udara di Provinsi Aceh pada Selasa ini bervariasi antara 15 hingga 32 derajat Celsius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di Aceh Tengah yang mencapai 15 derajat Celsius, sementara suhu tertinggi menyentuh 32 derajat Celsius di Aceh Besar, Aceh Tamiang, Kota Banda Aceh, dan Kota Langsa.
Tiga wilayah di pesisir timur Aceh patut mewaspadai potensi hujan ringan pada Selasa ini. BMKG mencatat Aceh Timur, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe akan mengalami hujan dengan suhu berkisar 26–31 derajat Celsius.
Kelembapan udara di ketiga daerah itu tergolong tinggi, mencapai 95 hingga 98 persen. Kondisi ini berpotensi membuat jalan menjadi licin dan mengurangi jarak pandang pengendara, terutama saat hujan mulai turun.
Berbeda dengan wilayah lainnya, Aceh Tenggara diprediksi akan diselimuti kondisi udara kabur. Suhu di daerah itu berkisar 17–25 derajat Celsius dengan kelembapan 63–99 persen.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi kabut ini bisa memengaruhi jarak pandang, terutama pada pagi dan malam hari. Masyarakat yang hendak bepergian di jam-jam tersebut diminta lebih berhati-hati.
Cuaca berawan diperkirakan menyelimuti sebagian besar wilayah Aceh. Daerah yang masuk dalam kategori ini antara lain Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, serta lima kota: Banda Aceh, Sabang, Langsa, dan Subulussalam.
Suhu di kawasan berawan ini bervariasi. Aceh Tengah menjadi wilayah dengan suhu paling rendah, yakni 15 derajat Celsius. Sementara suhu tertinggi, 32 derajat Celsius, terjadi di Aceh Besar, Aceh Tamiang, Banda Aceh, dan Langsa.
Secara umum, kelembapan udara di Aceh berada pada kisaran 54 hingga 99 persen. Angka ini mencerminkan kondisi atmosfer yang cukup lembap di hampir seluruh provinsi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Imbauan ini ditujukan khususnya bagi nelayan, pelaku transportasi, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan. Potensi perubahan cuaca secara lokal masih dapat terjadi seiring dinamika atmosfer.