LHOKNGA — PGI Aceh tidak main-main dalam mempersiapkan atlet menuju PON 2028. Target empat wakil Aceh di ajang nasional itu coba diraih melalui sistem seleksi berjenjang yang dimulai dari Kejurda Golf Series I Wilayah Barat di Lhoknga. Seri kedua akan digelar di Arun Golf Course, Lhokseumawe, pada September 2026.
Dari dua seri tersebut, PGI akan memilih delapan pegolf terbaik—masing-masing empat dari wilayah barat dan timur. Mereka kemudian akan bertarung di babak final di Sumatera Utara pada Oktober 2026. Hanya empat pegolf terbaik yang nantinya masuk dalam tim resmi Aceh untuk PON 2028.
Ketua Pengprov PGI Aceh Muhammad Tanwier menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang rutin. “Ini langkah awal untuk menemukan pegolf-pegolf terbaik Aceh yang dipersiapkan ke level nasional,” ujarnya saat membuka Kejurda, Sabtu (25/7/2026).
Seluruh peserta merupakan pegolf amatir berusia 17 hingga 32 tahun yang dibina secara berjenjang oleh klub dan pengcab di kabupaten/kota. Tanwier mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan atlet di setiap klub. “Pembinaan dilakukan berjenjang agar lahir pegolf muda Aceh yang mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Ia juga mengingatkan para peserta bahwa golf menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan sportivitas. “Kejujuran adalah modal utama. Atlet harus mampu membaca karakter lapangan, menyusun strategi, menjaga fokus, dan memiliki kesiapan fisik,” pesannya.
Kejurda ini didukung oleh BPMA, Bank Aceh Syariah, BSI, PT Solusi Bangun Andalas, PT Dunia Barusa, Sampoerna, dan Aceh Golf Club. Menurut Tanwier, dukungan tersebut menjadi bukti kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat pembinaan golf di Aceh. Harapannya, dari Kejurda ini lahir generasi baru pegolf yang mampu mengharumkan nama daerah di kejuaraan nasional.