Danantara Buka Suara soal KAI yang Masih Menanggung Rugi Kereta Cepat Whoosh Rp 5 Triliun

Penulis: Ricki Manurung  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:26:01 WIB
Kereta cepat Whoosh mencatat defisit Rp 5,13 triliun dalam laporan keuangan terbaru.
ini turut menekan laba bersih KAI yang anjlok 74,12% pada semester I-2026, meski pendapatan perusahaan justru meningkat. ISI:

ACEH — Beban keuangan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh masih membayangi kinerja PT Kereta Api Indonesia (Persero). Berdasarkan laporan keuangan terbaru, entitas Pilar Sinergi BUMN Indonesia yang menopang proyek tersebut mencatat defisit hingga Rp 5,13 triliun. Defisit ini diperparah dengan posisi liabilitas yang lebih besar dari aset, masing-masing Rp 21,54 triliun dibandingkan Rp 21,52 triliun.

Kondisi ini menarik perhatian Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang kini mengawasi sejumlah BUMN. Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, mengakui persoalan keuangan di tubuh BUMN merupakan pekerjaan rumah besar yang sudah ada sebelum Danantara terbentuk.

"Kami yang baru ini kan sebetulnya menyelesaikan

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top