ACEH — Di Amerika Serikat, praktik jual-beli data pribadi tanpa persetujuan pemiliknya merupakan aktivitas legal yang mengkhawatirkan. Data seperti riwayat lokasi dapat dijual kepada broker data, yang kemudian menjualnya kembali kepada siapa pun yang mampu membayar, termasuk pemasar dan penipu. Meski secara teori pengguna berhak meminta penghapusan data, prosesnya rumit dan memakan waktu, mendorong hadirnya layanan otomatis seperti Incogni.
Setiap kali menyetujui syarat dan ketentuan aplikasi atau situs web, pengguna kerap tanpa sadar memberikan izin untuk "berbagi data dengan mitra terpilih". Klausul ini memungkinkan informasi sensitif seperti lokasi dijual ke broker data. Broker kemudian merangkum data dari berbagai sumber untuk membuat profil detail individu.
Profil ini dijual ke perusahaan untuk keperluan spam, atau lebih berbahaya lagi, dimanfaatkan penipu untuk menyamar sebagai organisasi yang dikenal korban. Kondisi ini membuat fitur privasi bawaan seperti App Tracking Transparency milik Apple tidak cukup, karena tidak bisa menghapus data yang sudah lebih dulu tersebar.
Di sebagian besar negara bagian AS, konsumen memiliki hak hukum untuk meminta penghapusan data dari basis data broker. Namun, pelaksanaannya sangat tidak praktis. Pengguna harus menghubungi ratusan perusahaan secara terpisah, dan setiap anggota keluarga harus mengajukan permohonan sendiri-sendiri.
Perusahaan sengaja mempersulit proses ini dengan menyembunyikan formulir opt-out dan menerapkan prosedur panjang. Bahkan setelah berhasil, data dapat dibeli kembali oleh broker sewaktu-waktu, sehingga proses harus diulang secara berkala.
Incogni mengotomatiskan seluruh proses penghapusan data atas nama pengguna dan keluarganya. Setelah akun dibuat, pengguna cukup beberapa klik untuk memulai perlindungan. Layanan ini menjangkau ratusan broker data secara berkala, memastikan data keluarga tetap bersih dari basis data komersial.
Hasilnya, pengguna akan menerima lebih sedikit spam dan panggilan robot, serta mengurangi risiko menjadi sasaran penipuan. Layanan ini hadir dengan jaminan uang kembali 30 hari dan dapat dibatalkan kapan saja.
Diskon 55% berlaku untuk paket tahunan Family & Friends yang melindungi empat anggota tambahan. Pembaca dapat menggunakan kode "9to5mac" saat checkout untuk mendapatkan potongan harga tersebut. Informasi lebih lanjut tersedia melalui akun media sosial Incogni di X (sebelumnya Twitter) dan Facebook.
Bagi pengguna yang ingin menghemat ratusan jam dan meningkatkan privasi digital keluarga, penawaran ini menjadi solusi praktis di tengah maraknya praktik jual-beli data.