Arian Moayed Gandakan Dana Hibah Unseen Iran untuk 10 Seniman Diaspora, Total Rp1,6 Miliar

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34:01 WIB
Arian Moayed menggandakan dana hibah Unseen Iran menjadi total Rp1,6 miliar untuk 10 seniman diaspora.

ACEH — Program hibah yang digagas Waterwell dan Nimruz ini hadir di tengah meningkatnya ketegangan global, termasuk perang AS-Israel melawan Iran serta penindasan domestik terhadap hak-hak perempuan dan kelompok minoritas di negara tersebut. Inisiatif ini disebut sebagai wadah untuk memperkuat solidaritas antar diaspora dan mendorong dialog tentang Iran kontemporer.

Kisaran Dana dan Proses Seleksi

Setiap seniman terpilih akan menerima dana hibah antara 5.000 hingga 20.000 dolar AS, tergantung kebutuhan proyek masing-masing. Selain bantuan finansial, para penerima hibah juga akan mendapat pendampingan atau mentorship selama proses produksi.

Para seniman diberikan waktu enam hingga 12 bulan untuk menyelesaikan karya mereka. Adapun 10 proyek yang lolos seleksi akan diumumkan secara resmi pada bulan Desember mendatang.

Lonjakan Peminat dan Dampak Nyata

Pada siklus pertama yang berlangsung tahun lalu, program ini menerima hampir 500 pendaftaran. Salah satu penerima hibah yang menonjol adalah sutradara sekaligus penulis naskah Pegah Ahangarani, yang film dokumenternya berjudul "Rehearsals for a Revolution" berhasil memenangkan penghargaan dokumenter terbaik di Festival Film Cannes tahun ini.

Film tersebut kemudian diakuisisi untuk distribusi oleh Sony Pictures Classics, label khusus yang dikenal menangani film-film prestisius. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa karya-karya dari diaspora Iran memiliki kualitas yang diakui di kancah internasional.

Alasan Dana Hibah Dinaikkan

Sepanta Mohseni, direktur eksekutif Nimruz, menjelaskan bahwa keputusan untuk menggandakan dana hibah merupakan respons langsung terhadap besarnya minat dan kebutuhan para seniman. Menurutnya, jumlah talenta yang luar biasa tidak sebanding dengan kapasitas dana yang tersedia sebelumnya.

"Pada tahun pertama, kami melihat sendiri betapa banyak karya luar biasa di luar sana, jauh lebih banyak dari yang bisa dijangkau 50.000 atau bahkan 100.000 dolar AS. Bakat dan kebutuhannya sama-sama tidak bisa disangkal. Menggandakan dana adalah cara kami merespons itu. Perjalanan masih panjang, tapi ini langkah nyata menuju infrastruktur yang layak bagi seniman komunitas kami," ujar Mohseni.

Pernyataan Arian Moayed

Arian Moayed, yang juga salah satu pendiri Waterwell, menyoroti situasi sulit yang dihadapi komunitas Iran dalam setahun terakhir. Ia menegaskan bahwa di tengah tekanan tersebut, ketahanan masyarakat Iran justru semakin terlihat dan kisah-kisah yang mereka ceritakan menjadi semakin penting.

"Setahun terakhir ini penuh gejolak besar bagi komunitas kami, dari penindasan yang menyusul protes Januari lalu hingga dampak perang antara AS, Israel, dan Iran. Di momen seperti ini, ketahanan orang Iran mulai bersinar dan kisah-kisah yang diceritakan oleh orang Iran menjadi lebih penting dari sebelumnya," kata Moayed.

Peran Nimruz dalam Ekosistem Seni Iran

Nimruz sendiri merupakan organisasi nirlaba yang fokus pada seni dan pendidikan, dengan misi mendukung semangat Iran melalui program-program kreatif. Organisasi ini telah mendanai sejumlah proyek dokumenter dan film naratif yang tayang di festival-festival bergengsi seperti Sundance, SXSW, Toronto, dan DOC NYC.

Dengan dukungan yang kini berlipat ganda, diharapkan lebih banyak suara dan perspektif dari diaspora Iran yang bisa muncul ke permukaan, memperkaya industri kreatif global dengan cerita-cerita yang selama ini jarang terdengar.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: variety.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top