BANDA ACEH — Tiga warga lanjut usia di Kecamatan Jaya Baru akhirnya bisa beraktivitas lebih mudah setelah menerima bantuan kursi roda dari Pemerintah Kota Banda Aceh. Ketiga penerima bantuan itu adalah Syamsuddin, Heppi Nurbintata, dan Ummamah, yang selama ini mengalami sakit sehingga membutuhkan alat bantu untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di sela-sela kunjungannya ke kecamatan setempat. Bantuan ini bersumber dari pokok pikiran (pokir) Anggota DPRK Banda Aceh Faisal Ridha yang berkolaborasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banda Aceh.
Kepala Dinsos Kota Banda Aceh, Sukmawati, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial tidak dilakukan secara asal. Sebelum kursi roda diberikan, pihaknya terlebih dahulu melakukan asesmen terhadap calon penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Sebelum kita salurkan, kita melakukan asesmen dulu. Dicek kelayakan, kondisi sakitnya apa, misalnya stroke. Kemudian desilnya berapa 1-4 dan kita ikat dengan surat kurang mampu," kata Sukmawati.
Proses verifikasi ini menjadi kunci agar bantuan tidak salah sasaran. Pihaknya memastikan hanya warga dengan kondisi paling membutuhkan yang menerima alat bantu tersebut.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal berharap bantuan kursi roda ini dapat meringankan beban warga yang membutuhkan, khususnya para lansia yang mengalami keterbatasan dalam beraktivitas.
"Bantuan ini alhamdulillah bisa kita salurkan. Bisa membantu meringankan masyarakat," ujar Illiza.
Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan alat bantu untuk menunjang mobilitas dan meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari. Bagi warga Banda Aceh yang memiliki keluarga lansia dengan kondisi serupa, koordinasi dengan pihak gampong atau Dinsos setempat bisa menjadi langkah awal untuk mendapatkan bantuan serupa di masa mendatang.