Kadisnakermobduk Aceh Apresiasi Perusahaan Mitra Pemagangan Nasional Batch-3, Pendaftaran Dibuka 31 Oktober–4 November 2026

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:31:31 WIB
Kadisnakermobduk Aceh menyampaikan apresiasi kepada perusahaan mitra pemagangan nasional Batch-3 di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Akmil menyampaikan apresiasi itu atas nama Pemerintah Aceh kepada dunia usaha, dunia industri, BUMN, dan lembaga mitra di Aceh maupun nasional yang telah membuka pintu magang bagi lulusan perguruan tinggi. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dan industri dalam program pemagangan menjadi salah satu upaya membantu mengurangi angka pengangguran terdidik di Aceh.

Program pemagangan diposisikan sebagai jembatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengenal dunia kerja profesional. Peserta memperoleh uang saku, sertifikat nasional, dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal memasuki dunia industri.

Pendaftaran Hanya Lima Hari, 31 Oktober–4 November 2026

Akmil mengingatkan para lulusan baru (fresh graduate) di Aceh agar segera mendaftar karena pendaftaran Program Pemagangan Nasional Batch-3 hanya dibuka selama lima hari, yakni 31 Oktober hingga 4 November 2026. Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman resmi maganghub.kemnaker.go.id dengan mengikuti tahapan registrasi melalui aplikasi SIAPkerja.

"Waktu pendaftaran sangat terbatas, mulai hari ini sampai 4 November 2026. Hanya lima hari. Jangan tunda. Segera daftar," kata Akmil, Sabtu (31/10/2026).

Calon peserta perlu membuat akun SIAPkerja terlebih dahulu untuk mengakses dan melakukan registrasi sebagai peserta MagangHub. Sistem SIAPkerja terintegrasi dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Kendala Status Kelulusan di PDDIKTI Jadi Perhatian

Akmil meminta dukungan perguruan tinggi negeri dan swasta di Aceh untuk membantu alumni yang mengalami kendala saat proses pendaftaran. Kendala yang perlu mendapat perhatian antara lain terkait status kelulusan alumni dalam PDDIKTI.

"Kami mohon dukungan pihak perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Aceh untuk membantu alumni yang terkendala dalam proses registrasi," ujarnya.

Ia berharap kampus turut memastikan para alumninya dapat mengakses kesempatan pemagangan tersebut. Menurut Akmil, tanggung jawab kampus untuk memastikan alumninya terserap kerja belum selesai meski mahasiswa sudah lulus.

"Mahasiswa mungkin sudah lulus, tapi tanggung jawab kampus untuk memastikan alumninya terserap kerja belum selesai. Mari kita kawal bersama. Satu alumni yang magang dan kemudian direkrut, berarti satu angka pengangguran Aceh berkurang," tutup Akmil.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: waspadaaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top