Rimac Garap Dua Model Misterius Baru untuk BMW, Pakai Baterai Gen6

Penulis: Alfian Batubara  •  Kamis, 05 November 2026 | 12:22:01 WIB
Rimac mengonfirmasi tengah mengerjakan dua model BMW tambahan setelah memasok baterai untuk i7 terbaru.

ACEH — Rimac mengonfirmasi tengah mengerjakan dua model BMW tambahan setelah sukses memasok sistem baterai untuk i7 terbaru. Kerja sama ini memperluas kolaborasi kedua perusahaan yang sebelumnya hanya sebatas pengembangan baterai generasi baru. Detail kedua model masih dirahasiakan, tetapi lini Neue Klasse disebut sebagai kandidat terkuat.

Bos Rimac, Mate Rimac, menyebut dua mobil tambahan itu sudah masuk jalur pengembangan bersama BMW. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan Auto News, tanpa menyebut nama model maupun waktu peluncurannya.

Dari Concept One ke Pemasok Teknologi Global

Rimac bukan lagi sekadar produsen hypercar kecil asal Kroasia. Perusahaan yang dulu hanya memproduksi delapan unit Concept One itu kini memegang kendali atas Bugatti dan memasok sistem penggerak listrik ke sejumlah merek besar dunia.

Daftar kliennya cukup panjang: Koenigsegg Regera, Aston Martin Valkyrie, Porsche 911 GTS T-Hybrid, hingga Ceer EV asal Arab Saudi. BMW i7 terbaru menjadi model pertama yang memakai baterai hasil pengembangan bersama kedua perusahaan.

Baterai Gen6 4695 dan Arsitektur Modular

Sistem baterai kolaborasi ini menggabungkan sel silinder lithium-ion Gen6 4695 milik BMW dengan teknologi modul Gen5. Hasilnya berupa arsitektur modular yang bisa dipakai lintas model, bukan hanya untuk satu kendaraan.

Rimac merakit sistem baterai tersebut di kampus produksinya di dekat Zagreb, Kroasia. Skema ini memungkinkan BMW memakai basis yang sama untuk beberapa kendaraan listrik sekaligus tanpa merancang ulang dari nol.

Neue Klasse Jadi Kandidat Terkuat

Belum ada keterangan resmi soal segmen kedua model misterius itu. Namun lini Neue Klasse milik BMW disebut paling masuk akal sebagai penerima teknologi baterai hasil kerja sama ini.

Neue Klasse sendiri merupakan fondasi generasi baru mobil listrik BMW yang akan dipakai pada sedan dan SUV. Jika benar, dua model tersebut bisa jadi bagian dari ekspansi lini EV BMW dalam beberapa tahun ke depan.

Cara Rimac Meyakinkan BMW Tanpa Kontrak

Mate Rimac mengungkap proses di balik kesepakatan pasokan dengan BMW. Saat kampus Rimac masih tahap awal pembangunan, ia mengajak eksekutif BMW berkeliling dan menunjukkan lokasi yang disiapkan untuk lini produksi BMW.

Pihak BMW ketika itu menyatakan belum punya kontrak dengan Rimac. Jawaban Mate Rimac singkat: "Tidak masalah, saya membangunnya untuk Anda." Pernyataan itu disampaikan untuk menegaskan komitmen Rimac terhadap proyek tersebut.

Soal standar kerja sama, Mate Rimac menekankan bahwa BMW menuntut kualitas teknis dan komersial tertinggi. "BMW itu premium. Anda harus jadi yang terbaik secara teknis dan komersial untuk memasok mereka," ujarnya.

Lepas dari Pengaruh Porsche, Keputusan Lebih Cepat

Pada September, konsorsium investor membeli 21 persen saham Porsche di Rimac Group dan 45 persen saham di ventura bersama Bugatti Rimac. Lepas dari pengaruh Porsche, Rimac mengklaim proses pengambilan keputusan jadi lebih gesit.

"Perusahaan besar seperti Porsche selalu sadar risiko dan cenderung menghindarinya, proses keputusannya panjang," kata Mate Rimac. Menurutnya, keputusan yang dulu butuh enam bulan menunggu persetujuan dewan kini bisa dieksekusi lebih cepat bersama tim manajemen.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: carscoops.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top