iCloud memang terintegrasi mulus dengan ekosistem Apple. Tapi untuk urusan harga per gigabyte, layanan milik Apple ini bukan yang paling ramah di kantong. Di Indonesia, langganan iCloud+ 2TB dibanderol Rp 149 ribu per bulan — angka yang bisa terasa berat untuk pengguna individu atau keluarga kecil.
Untungnya, ada beberapa layanan pihak ketiga yang menawarkan fitur serupa, bahkan dengan keunggulan di beberapa sisi. Berikut lima di antaranya yang paling layak dipertimbangkan.
Google Drive: Paling Terintegrasi dengan Layanan Google
Google Drive menawarkan paket 2TB dengan harga sekitar Rp 130 ribu per bulan, sedikit lebih murah dari iCloud. Keunggulan utamanya terletak pada integrasi dengan ekosistem Google — mulai dari Gmail, Google Photos, hingga Google Docs.
Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan layanan Google, migrasi terasa mulus. Sayangnya, aplikasi Google Drive di perangkat Apple tidak semulus iCloud dalam hal sinkronisasi sistem. Tapi untuk akses lintas platform — Android, Windows, dan macOS — Google Drive jelas unggul.
Microsoft OneDrive: Pilihan Tepat untuk Pengguna Office
OneDrive menawarkan paket 1TB seharga Rp 99 ribu per bulan, yang sudah termasuk langganan Microsoft 365 Personal. Artinya, pengguna mendapatkan Word, Excel, PowerPoint, dan 1TB penyimpanan cloud dalam satu paket.
Bagi pengguna yang sering bekerja dengan dokumen Office, ini adalah nilai tambah besar. Sinkronisasi dengan Windows juga sempurna, meski di macOS performanya sedikit di bawah iCloud. Integrasi dengan aplikasi Office di iPad juga cukup baik, terutama untuk editing dokumen secara real-time.
Dropbox: Penyimpanan Cloud untuk Kolaborasi Tim
Dropbox memang lebih mahal — paket Plus 2TB dibanderol sekitar Rp 178 ribu per bulan. Tapi layanan ini unggul dalam fitur kolaborasi dan berbagi file. Fitur seperti file request, smart sync, dan version history membuatnya menjadi pilihan utama bagi pekerja lepas dan tim kecil.
Dropbox juga memiliki aplikasi desktop yang responsif di macOS. Tapi untuk pengguna individu yang hanya butuh backup foto, harga ini mungkin terasa kurang efisien.
pCloud: Sekali Bayar, Akses Seumur Hidup
pCloud menawarkan model langganan yang unik: paket seumur hidup. Pengguna bisa membayar sekali untuk 2TB penyimpanan seharga sekitar Rp 5,9 juta — tanpa biaya bulanan atau tahunan. Dalam jangka panjang, ini jauh lebih murah dibandingkan iCloud.
Layanan ini juga memiliki fitur enkripsi sisi klien (client-side encryption) melalui pCloud Crypto, yang memberi kendali penuh atas privasi data. Sayangnya, aplikasi pCloud di ekosistem Apple tidak selengkap iCloud, terutama untuk backup otomatis perangkat.
MEGA: Enkripsi End-to-End untuk Privasi Maksimal
MEGA dikenal dengan fitur keamanannya. Semua file dienkripsi end-to-end, artinya bahkan MEGA sendiri tidak bisa membaca data pengguna. Paket 2TB MEGA dibanderol sekitar Rp 139 ribu per bulan.
Layanan ini berbasis di Selandia Baru, yang memiliki undang-undang privasi ketat. Bagi pengguna yang sangat peduli dengan keamanan data — termasuk jurnalis, aktivis, atau pekerja di bidang sensitif — MEGA menjadi pilihan utama. Tapi kecepatan upload dan download sedikit lebih lambat dibandingkan kompetitor karena proses enkripsi.
Mana yang Paling Cocok untuk Pengguna Indonesia?
Tidak ada satu jawaban untuk semua. Jika Anda sudah terikat dengan ekosistem Apple dan menginginkan sinkronisasi paling mulus, iCloud tetap pilihan terbaik meski lebih mahal. Tapi jika prioritas Anda adalah harga atau fitur spesifik seperti kolaborasi atau privasi, kelima alternatif di atas layak dipertimbangkan.
Untuk pengguna yang ingin menghemat biaya jangka panjang, pCloud dengan model seumur hidup adalah pilihan paling ekonomis. Sementara untuk pekerja kantoran, OneDrive dengan paket Microsoft 365 menawarkan nilai tambah yang sulit ditandingi.