MEULABOH — Serah terima jabatan dari AKBP Yhogi Hadisetiawan kepada AKBP Agus Sulistianto berlangsung di Pendopo Bupati, Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan. Acara dihadiri unsur Forkopimda dan sejumlah kepala SKPK.
Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi mengucapkan selamat datang kepada Kapolres baru di bumi Teuku Umar. Ia juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Yhogi atas dedikasi dan sinergi selama bertugas.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak AKBP Yhogi Hadisetiawan yang telah mengabdikan diri, menunjukkan kinerja terbaik dalam kolaborasi dan sinergi dengan Pemkab sehingga tercipta kondusivitas di Kabupaten Aceh Barat,” kata Tarmizi.
Empat Tantangan yang Disorot Bupati
Bupati Tarmizi secara spesifik menyebut empat tantangan utama yang saat ini dihadapi pemerintah dan aparat keamanan di Aceh Barat. Pertama, narkoba yang dinilai sudah masuk ke kalangan remaja dan anak sekolah.
“Kemudian penyakit masyarakat LGBT, tempat-tempat perjudian dan maksiat,” ujar Tarmizi. Ia menambahkan, tim gabungan baru saja melakukan razia di kawasan Ujung Karang pada malam sebelumnya.
Tantangan keempat adalah media sosial. “Dahsyatnya luar biasa,” kata Bupati menggambarkan dampak medsos terhadap masyarakat.
Solusi: Bersatu Lawan Semua Masalah
Menurut Tarmizi, satu solusi untuk menghadapi seluruh tantangan itu adalah kebersamaan. “Dengan bersatu, insyaallah semua permasalahan dan tantangan yang ada di Kabupaten Aceh Barat akan dapat diselesaikan bersama,” tegasnya.
Bupati juga menyisipkan kesan personal terhadap AKBP Yhogi. Ia menyebut banyak kesan indah tercipta selama mantan Kapolres itu bertugas, mulai dari keahlian menembak hingga kemampuannya memasak.
Doa untuk Kapolres Lama dan Baru
“Doa kami kepada Pak AKBP Yhogi Hadisetiawan semoga sukses selalu dalam kariernya ke depan. Kepada Pak Kapolres baru AKBP Agus Sulistianto, Forkopimda-nya di Aceh Barat ini baik-baik semuanya alhamdulillah,” kata Tarmizi menutup sambutannya.
AKBP Agus Sulistianto kini resmi memimpin Polres Aceh Barat menggantikan AKBP Yhogi yang mendapat penugasan baru. Peusijuk sebagai tradisi Aceh menjadi penanda diterimanya pemimpin baru oleh masyarakat dan pemerintah setempat.