ACEH — Xiaomi memperluas ekosistem perangkat kerasnya dengan meluncurkan Pad 9 Pro Max, tablet dengan spesifikasi tertinggi di lini produk mereka saat ini. Perangkat ini diperkenalkan bersamaan dengan smartphone lipat Xiaomi 18 Fold di pasar China.
Kehadiran tablet ini menjadi sinyal strategi baru Xiaomi: chipset rancangan sendiri tidak lagi eksklusif untuk ponsel flagship.
Chip Xring O3 dan Layar Lega untuk Multitasking
Pad 9 Pro Max ditenagai Xring O3, system-on-chip (SoC) yang sama dengan Xiaomi 18 Fold. Langkah ini menunjukkan Xiaomi serius membangun lini silikon internal di luar segmen smartphone.
Layarnya berukuran 13,3 inci dengan panel LCD beresolusi 3.408 x 2.272 piksel (3.4K), refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan puncak 1.000 nits. Rasio layar 3:2 dipilih untuk menunjang produktivitas.
Dukungan multitasking hingga enam aplikasi sekaligus di HyperOS 4 disebut Xiaomi sebagai nilai jual utama untuk memanfaatkan luasnya area layar. Perangkat ini juga dibekali delapan speaker dengan Dolby Atmos dan enam mikrofon untuk kebutuhan konferensi video.
Spesifikasi Kamera dan Baterai
Sektor fotografi mengandalkan kamera belakang 50 MP dan kamera depan 32 MP untuk video call. Baterainya berkapasitas jumbo 12.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 120W.
Varian RAM dan penyimpanan yang ditawarkan cukup bervariasi, mulai dari 8 GB hingga 16 GB untuk RAM, serta penyimpanan internal hingga 1 TB.
Daftar Harga Xiaomi Pad 9 Pro Max di China
Xiaomi memasarkan tablet ini dalam beberapa konfigurasi dengan rentang harga berbeda:
Varian reguler tersedia mulai 4.799 yuan (sekitar Rp12,6 juta) untuk model 8 GB + 256 GB, hingga 6.599 yuan (sekitar Rp17,4 juta) untuk varian 16 GB + 512 GB.
Untuk edisi Matte Glass dengan lapisan anti-silau, banderolnya dimulai dari 6.899 yuan (sekitar Rp18,1 juta) untuk 16 GB + 512 GB, dan mencapai 7.899 yuan (sekitar Rp20,8 juta) untuk konfigurasi tertinggi 16 GB + 1 TB.
Peluang Masuk Pasar Indonesia
Xiaomi belum mengumumkan jadwal rilis internasional untuk Pad 9 Pro Max. Namun, sejarah peluncuran pendahulunya memberi gambaran: Pad 8 Pro sempat dibawa ke Indonesia, tetapi dengan penyesuaian signifikan.
Versi yang dipasarkan di Tanah Air menggunakan Snapdragon 8 Elite, bukan chipset Xring buatan Xiaomi. Jika pola serupa diterapkan pada Pad 9 Pro Max, konsumen Indonesia berpotensi mendapatkan perangkat dengan spesifikasi berbeda dari versi China.
Belum ada konfirmasi resmi mengenai perubahan chipset atau spesifikasi untuk pasar global. Keputusan ini baru akan diketahui jika Xiaomi mengumumkan rencana ekspansi tablet flagshipnya ke luar China.