Pencarian

Pemkab Aceh Barat Alokasikan Rp470 Miliar untuk Rehabilitasi Sungai Krueng Woyla dan Meureubo, Targetkan Wisata Arung Jeram di Sikundo

Sabtu, 25 Juli 2026 • 14:02:01 WIB
Pemkab Aceh Barat Alokasikan Rp470 Miliar untuk Rehabilitasi Sungai Krueng Woyla dan Meureubo, Targetkan Wisata Arung Jeram di Sikundo

MEULABOH — Alokasi Rp470 miliar dari Direktorat Sumber Daya Air akan difokuskan untuk pembangunan pelindung bantaran sungai dan muara di dua sungai besar: Krueng Woyla dan Krueng Meureubo. Kawasan menuju Sikundo termasuk dalam prioritas program tersebut. Tarmizi mengatakan informasi sementara dari direktorat terkait menunjukkan anggaran itu sudah diproyeksikan untuk tiga tahun ke depan.

Wisata Arung Jeram: Kafe dan Pusat Kuliner Dikelola Warga

Di sektor pariwisata, Pemkab Aceh Barat telah berdiskusi dengan masyarakat Gampong Jambak dan Gampong Sikundo untuk mengembangkan wisata arung jeram di sepanjang sungai yang menghubungkan kedua desa. Kawasan ini dinilai memiliki panorama alam alami, tebing sungai yang indah, serta menjadi habitat ikan kerling atau ikan Jurung (kancra) — ikan air tawar bernilai ekonomi tinggi yang hidup di sungai berarus deras.

Ke depan, pemerintah berencana mendorong pembangunan kafe dan pusat kuliner yang dikelola langsung oleh masyarakat setempat. “Kita akan fokus agar akses ke Sikundo tidak lagi terputus. Listrik sudah datang, selanjutnya kita akan fokus pada penguatan sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur sesuai kemampuan anggaran,” ujar Tarmizi.

Metode Gasing untuk Anak Pedalaman

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga menyiapkan program peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil seperti Sikundo, Alue Lhok, dan lainnya. Salah satu program unggulan adalah metode pembelajaran Mudah, Menyenangkan dan Menyenangkan (Gasing) agar anak-anak di pedesaan memiliki kesempatan yang sama mengembangkan kemampuan akademik.

Selain itu, Dinas Pendidikan setempat sedang merumuskan kebijakan pemberian insentif lebih besar bagi guru yang bertugas di daerah terpencil. “Saat ini Dinas Pendidikan sedang merumuskan insentif bagi guru di daerah terpencil agar lebih besar, terutama bagi guru yang mengajar di daerah seperti Sikundo,” kata Tarmizi.

Anggaran 2026–2028 untuk Tiga Bidang Sekaligus

Strategi pembangunan di Sikundo mencakup tiga bidang utama: pengembangan wisata arung jeram, penguatan infrastruktur pencegahan bencana, dan peningkatan kualitas pendidikan. Anggaran rehabilitasi sungai menjadi tulang punggung agar akses jalan tidak mudah putus saat musim hujan. Dengan alokasi Rp470 miliar yang dijadwalkan berjalan 2026–2028, Pemkab Aceh Barat berharap kawasan pedalaman bisa terintegrasi dengan ekonomi pariwisata dan pendidikan yang lebih merata.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rakyatpos.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks