BANDA ACEH — Di tengah kesibukannya sebagai Ps. Kasium Polsek Panteraja, Polres Pidie Jaya, Polda Aceh, Aipda Jonni Rahmad memilih menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu sesama. Polisi kelahiran 15 Maret 1986 itu telah membangun empat rumah dan merehabilitasi tiga rumah milik keluarga yang hidup dalam keterbatasan.
Bagi Jonni, pengabdian sebagai anggota Polri tidak dimaknai sekadar mengenakan seragam dan menjalankan tugas rutin. Ia meyakini bahwa hadir ketika masyarakat membutuhkan, berbagi ketika memiliki, serta membantu tanpa diminta adalah esensi dari pengabdian itu sendiri.
Bantuan Mengalir untuk Anak Yatim dan Korban Banjir
Kepedulian Jonni tidak hanya berhenti pada pembangunan rumah. Setiap menjelang Idulfitri, ia rutin menyisihkan rezekinya untuk membelikan pakaian lebaran bagi anak-anak yatim piatu. Ia juga pernah membantu biaya pengobatan seorang anak penderita kebocoran jantung hingga ke Jakarta.
Saat banjir melanda sejumlah wilayah pada akhir 2025 lalu, Jonni turun langsung mendatangi anak-anak terdampak. Ia membawa Iqra dan Al-Qur'an untuk memastikan musibah tidak memutus semangat mereka dalam belajar dan mengaji.
Prinsip Hidup: Berbagi Tanpa Menunggu Kaya
Deretan penghargaan yang pernah diterimanya, termasuk Satyalancana Pengabdian 8 Tahun pada 2013 dan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2021, bukanlah motivasi utamanya. Penghargaan dari Kapolres Pidie, Kapolres Pidie Jaya, hingga Kapolda Aceh dianggapnya sebagai bonus, bukan tujuan.
“Semua yang saya lakukan bukan untuk mencari popularitas atau dikenal banyak orang. Ini murni karena keinginan untuk membantu sesama. Sebagai anggota Polri, saya merasa wajib untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jonni, alumnus SMK Negeri 2 Sigli itu.
Baginya, kebahagiaan paling sederhana namun mendalam adalah melihat orang lain terbantu, anak-anak kembali tersenyum, dan keluarga yang kesulitan memiliki kehidupan yang lebih layak. Sedikit yang diberikan dengan ketulusan, menurutnya, dapat berarti besar bagi mereka yang membutuhkan.
Pengabdian di Luar Tugas Kedinasan
Apa yang dilakukan Aipda Jonni Rahmad membuktikan bahwa ruang pengabdian seorang polisi tidak berbatas pada jam kerja. Dengan seragam cokelatnya, ia hadir melalui tindakan-tindakan nyata yang memberi dampak langsung bagi warga.
Rumah-rumah yang dibangunnya mungkin sederhana, tetapi bagi para penghuninya, bangunan tersebut menjadi tempat berlindung, menghadirkan rasa aman, sekaligus harapan baru. Melalui aksinya ini, Jonni ingin memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tidak merasa sendirian, apalagi dikesampingkan.