BANDA ACEH — Nurdiansyah Alasta menegaskan sejak awal berkomitmen menerima dan menghormati apa pun keputusan Ketua Umum Partai Demokrat terkait hasil Musyawarah Daerah Partai Demokrat Aceh. Sikap itu disampaikannya menyusul penetapan Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031 oleh Dewan Pimpinan Pusat.
"Saya menghormati keputusan Ketua Umum Partai Demokrat, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang telah menetapkan Saudara Dr. Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031," kata Nurdiansyah Alasta kepada Dialeksis, Jumat (18/9/2026).
Dua Nama Bersaing di Musda VI Partai Demokrat Aceh
Musyawarah Daerah VI Partai Demokrat Aceh mengusulkan dua nama calon ketua, yakni Sayuti Abubakar dan Nurdiansyah Alasta. Dalam perjalanannya, Sayuti Abubakar resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026-2031 oleh DPP Partai Demokrat.
Nurdiansyah mengakui dalam setiap proses politik terdapat harapan dan dinamika yang berkembang. Namun, menurutnya, setelah keputusan ditetapkan oleh DPP Partai Demokrat, seluruh proses tersebut harus dianggap selesai.
"Sejak awal saya sudah menyampaikan bahwa apa pun keputusan Ketum AHY akan saya terima dan hormati. Dalam sebuah proses tentu ada harapan dan dinamika, tetapi setelah keputusan ditetapkan, bagi saya proses itu sudah selesai," ujar Nurdiansyah.
Ucapan Selamat dan Komitmen Tetap di Partai Demokrat
Nurdiansyah menyampaikan ucapan selamat kepada Sayuti Abubakar atas amanah memimpin Partai Demokrat Aceh lima tahun ke depan. Ia menegaskan tetap menjadi kader Partai Demokrat dan akan terus berkontribusi bagi masyarakat Aceh maupun partai.
"Saya mengucapkan selamat kepada Saudara Sayuti Abubakar. Saya tetap sebagai kader Partai Demokrat dan akan terus menjalankan amanah serta berkontribusi untuk masyarakat Aceh dan Partai Demokrat ke depannya," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan para pengamat yang mengikuti serta memberitakan dinamika Musda Partai Demokrat Aceh.
"Perhatian publik terhadap proses tersebut telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan politik di Aceh," kata Nurdiansyah.
Ajakan Konsolidasi dan Rapatkan Barisan
Berbagai dinamika selama proses Musda dinilai Nurdiansyah cukup menjadi bagian dari perjalanan dan evaluasi internal partai. Ia tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut ke ruang publik.
Nurdiansyah mengajak seluruh kader Partai Demokrat di Aceh mengakhiri perbedaan yang muncul selama Musda dan segera melakukan konsolidasi di bawah kepemimpinan baru.
"Musda telah selesai, saatnya konsolidasi dan rapatkan barisan di bawah kepemimpinan baru yaitu Dr. Sayuti Abubakar," ujarnya.
Terkait peluang mengisi jabatan tertentu dalam struktur partai ke depan, Nurdiansyah menyatakan siap menjalankan tugas apa pun yang diberikan partai sesuai arahan pimpinan.