Pencarian

BPBA Catat 117 Bencana Landa Aceh Januari–September 2026, Kerugian Capai Rp186 Miliar

Kamis, 08 Oktober 2026 • 09:31:01 WIB
BPBA Catat 117 Bencana Landa Aceh Januari–September 2026, Kerugian Capai Rp186 Miliar
BPBA mencatat 117 bencana melanda Aceh sepanjang Januari–September 2026 dengan kerugian mencapai Rp186 miliar.

BANDA ACEH — Staf Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA, Haslinda Juwita, menyebut bencana yang mendominasi umumnya dipicu faktor cuaca ekstrem. Banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi jenis kejadian yang paling sering muncul dalam rekapitulasi kebencanaan kuartal ketiga 2026.

Kebakaran dan Karhutla Paling Banyak Terjadi

Dari 117 kejadian, kebakaran menyumbang angka terbesar dengan 48 peristiwa. Karhutla menyusul dengan 23 kejadian.

Bencana hidrometeorologi juga tercatat signifikan: banjir 20 kejadian, angin puting beliung 15 kejadian, dan banjir bandang lima kejadian. Sisanya meliputi tanah longsor tiga kejadian, abrasi dua kejadian, serta gempa bumi satu kejadian.

3.355 Keluarga Terdampak, 992 Jiwa Mengungsi

Rangkaian bencana berdampak langsung terhadap 3.355 kepala keluarga atau setara 6.901 jiwa. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan 18 lainnya mengalami luka-luka.

Sebanyak 992 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Sektor permukiman menjadi salah satu yang paling parah terdampak.

BPBA mencatat 409 unit rumah rusak berat, 128 unit rusak sedang, dan 192 unit rusak ringan. Sebanyak 757 unit rumah lainnya sempat terendam banjir.

Fasilitas Umum hingga Jembatan Ikut Rusak

Kerusakan menjangkau fasilitas pendidikan dan tempat ibadah. Masing-masing tiga unit fasilitas pendidikan dan tiga tempat ibadah dilaporkan rusak.

Pada sektor infrastruktur, bencana merusak jalan sepanjang 512,9 meter dan enam unit jembatan. Sebanyak 53 bangunan yang terdiri dari ruko dan gudang juga terdampak.

Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

Haslinda menegaskan bahwa data rekapitulasi ini dihimpun hingga kuartal ketiga 2026. "Berdasarkan data rekapitulasi kebencanaan Aceh yang dihimpun hingga kuartal ketiga 2026, bencana yang mendominasi umumnya dipicu oleh faktor cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," kata Haslinda, Kamis (8/10/2026).

BPBA terus melakukan pemantauan dan pendataan terhadap kejadian bencana di berbagai wilayah Aceh. Prioritas diberikan pada wilayah yang rawan terdampak cuaca ekstrem.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: waspadaaceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks