ACEH — Asus meluncurkan laptop ProArt P14 dan P16 yang jadi perangkat pertama mereka dengan prosesor Nvidia RTX Spark, menyasar fotografer, videografer, dan ilustrator 3D. Kedua model mengandalkan layar OLED sentuh berwarna akurat plus bodi ringan untuk mendukung mobilitas kreator. Peluncuran berlangsung di Jakarta, mempertegas posisi Asus di segmen laptop kreator Tanah Air.
Lenny Lin, Country Manager Asus Indonesia, menyebut ada tiga elemen yang membuat lini ProArt cocok untuk kerja kreator profesional. Elemen pertama adalah layar OLED sentuh dengan akurasi warna untuk kebutuhan editing dan color grading.
Elemen kedua adalah dukungan prosesor Nvidia RTX Spark yang menjanjikan kinerja tinggi, termasuk saat menjalankan model AI generatif secara lokal. Elemen ketiga, desain yang relatif ringan dibandingkan laptop profesional lain, mendukung pengguna dengan mobilitas tinggi.
Peningkatan di ProArt P14 dan P16
Asus menghadirkan sejumlah peningkatan pada ProArt P14 dan P16 yang dirancang memenuhi kebutuhan kreator. Kedua laptop ini menjadi perangkat ProArt pertama yang mengusung Nvidia RTX Spark.
Lini ProArt sendiri dirancang Asus untuk mendukung pekerjaan kreator profesional, mulai dari fotografer, videografer, hingga ilustrator 3D. Fokus itu diperkuat lewat kombinasi layar, prosesor, dan bobot perangkat yang lebih ringan.
Alasan Asus Pakai Kata "Mahakarya"
Lin menjelaskan pemilihan kata "mahakarya" merujuk pada perpaduan teknologi terbaik Asus dalam satu pengalaman dan desain khusus kreator profesional.
"Dan inilah mengapa kami menggunakan kata 'mahakarya' karena melalui ProArt, kami membawa perpaduan teknologi terbaik dari Asus menjadi satu pengalaman dan desain yang dirancang khusus untuk kreator profesional," kata Lin dalam peluncuran Asus ProArt P14 dan P16 di Jakarta.
Lin menegaskan ProArt bukan laptop mainstream. Perangkat ini ditujukan bagi kreator yang serius terhadap pekerjaannya.
"Ini tidak dirancang untuk sekadar menjadi laptop mainstream. Perangkat ini dirancang untuk kreator yang serius terhadap pekerjaannya," sambungnya.
Posisi ProArt di Antara Tujuh Lini Laptop Asus
ProArt kini menjadi satu dari tujuh lini laptop yang ditawarkan Asus di Indonesia. Lin mengklaim Asus satu-satunya brand yang menyediakan laptop untuk semua kalangan, dari pengguna harian, gamer, hingga kreator.
Menurut Lin, kelengkapan lini laptop menjadi salah satu faktor yang membantu Asus menguasai pasar laptop Indonesia sejak 2013. Posisi itu masih dipertahankan Asus sampai Q3 2026 dengan pangsa pasar 36% di Tanah Air.
Deretan inovasi seperti lini Zenbook Duo dengan dua layar dan layanan purnajual turut mendorong Asus menjadi brand laptop nomor satu di Indonesia.
Layanan Purnajual Jadi Prioritas
Lin menyebut hubungan jangka panjang dengan pengguna menjadi perhatian utama Asus. Produk yang rusak sekali saja, katanya, bisa membuat pengguna tidak kembali.
"Kami ingin menjalin hubungan jangka panjang dengan pengguna kami. Kita semua tahu, kalau ada produk yang rusak atau tidak berfungsi--meskipun hanya terjadi sekali saja--pengguna tidak akan kembali," ujar Lin.
"Jika pengguna sedang tidak beruntung, setidaknya layanan kami cukup baik untuk setidaknya memperbaiki produk dengan cepat. Itulah mengapa kualitas dan layanan sangat penting bagi kami, tidak hanya tentang inovasi," pungkasnya.
Peluncuran ProArt P14 dan P16 menambah opsi laptop kelas kreator di pasar Indonesia. Bagi pelaku bisnis digital dan investor, langkah Asus memperkuat segmen profesional ini menunjukkan permintaan perangkat berkinerja tinggi untuk produksi konten dan kerja AI lokal masih tumbuh.