Kebakaran di Bireuen Hanguskan Dua Rumah, Kerugian Capai Rp250 Juta, Sumber Api Diduga Korsleting

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 20:22:01 WIB
Kebakaran di Bireuen menghanguskan dua rumah dengan kerugian sekitar Rp250 juta.

BIREUEN — Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di belakangnya, menghanguskan seluruh isi rumah beserta barang berharga penghuninya. Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Ir Marwan, ST MT, menyebutkan kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp250.000.000.

“Keterangan dari Darwis Usman, sumber api membakar rumahnya diduga berasal dari korslet listrik di bagian dapur,” jelas Marwan saat dikonfirmasi. Api lalu menjalar ke rumah milik almarhum Harson yang berada tepat di belakang rumah Darwis.

Enam Mobil Damkar Dikerahkan, Tak Ada Korban Jiwa

BPBD Bireuen mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah. Armada tersebut terdiri dari empat unit dari Pos Induk Kota Bireuen, satu unit dari Pos Pembantu Kecamatan Kutablang, dan satu unit dari Pos Pembantu Kecamatan Juli, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, puluhan jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Rumah pertama yang terbakar milik Darwis Usman (69), ditempati bersama istrinya, Ratna Juwita (65), dan lima orang cucu mereka. Sementara rumah kedua milik almarhum Harson (72) yang ditempati istrinya, Riati (54), serta beberapa keluarga lainnya termasuk Risnawati (35) dan Prayoga Pangestu (35) beserta anak-anak mereka.

Korban Sempat Salat Ashar, Rumah dalam Kondisi Biasa

Darwis Usman, yang sehari-hari berjualan pakan ayam di Pasar Lama Kota Bireuen, menceritakan detik-detik sebelum tragedi. Ia sempat pulang ke rumah untuk menunaikan salat Ashar dan kondisi rumah saat itu terlihat aman. Tak berselang lama setelah kembali ke tokonya, ia mendapat kabar duka dari anaknya.

“Saya baru sampai ke toko tadi lalu diberitahukan oleh Sinta anak saya bahwa rumah kami terbakar. Saya langsung pulang dan melihat kobaran api dari arah dapur,” ujar Darwis dengan nada pilu saat ditemui di lokasi kejadian.

Pemerintah Gampong Siapkan Bantuan Masa Panik

Keuchik Pulokiton, M Dahlan AF (58), membenarkan bahwa upaya pertama warga adalah meminta bantuan pemadam kebakaran. Pasca kejadian, pihak Pemerintah Gampong akan segera menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban untuk meringankan beban mereka yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: metroaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top