Lonjakan Penumpang Diprediksi Terjadi, Kapal Cepat Banda Aceh-Sabang Tambah Trip Mulai Pekan Depan

Penulis: Alfian Batubara  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:27:01 WIB
Kapal cepat Banda Aceh-Sabang tambah trip mulai pekan depan untuk antisipasi lonjakan penumpang.

BANDA ACEH — Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh memastikan akan menambah trip kapal cepat rute Banda Aceh-Sabang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, yang dikonfirmasi di Banda Aceh, menyebut bahwa kebijakan ini mulai berlaku pekan depan. Penambahan jadwal dilakukan untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna jasa.

Mengapa Lonjakan Penumpang Diprediksi Terjadi?

Peningkatan jumlah penumpang rute Banda Aceh-Sabang biasanya terjadi seiring dengan momentum libur panjang, akhir pekan, dan musim kunjungan wisatawan ke Sabang. Sabang, yang dikenal dengan destinasi bawah laut dan titik nol kilometer Indonesia, menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan domestik dan mancanegara di Aceh.

Ketersediaan tiket kerap menjadi kendala saat lonjakan terjadi. Dengan penambahan trip ini, ASDP berharap antrean panjang di pelabuhan dapat diminimalisir dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan tiket.

Berapa Trip Tambahan yang Disediakan?

Pihak ASDP belum merinci secara pasti jumlah trip tambahan yang akan dioperasikan. Namun, penyesuaian jadwal akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan penumpang di lapangan. Informasi jadwal terbaru dapat dipantau melalui aplikasi Ferizy atau kanal resmi ASDP.

Kapal cepat rute Banda Aceh-Sabang biasanya melayani perjalanan dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga 1 jam. Kapal jenis ini menjadi moda transportasi utama bagi warga yang hendak menyeberang ke Sabang maupun sebaliknya.

Apa yang Perlu Disiapkan Penumpang?

ASDP mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy jauh-jauh hari. Hal ini untuk menghindari kehabisan tiket dan mengantisipasi antrean panjang di loket pelabuhan.

Penumpang juga diminta tiba di pelabuhan minimal satu jam sebelum keberangkatan untuk memberikan waktu cukup bagi proses boarding dan pemeriksaan dokumen perjalanan. Bagi wisatawan, dokumen kependudukan dan identitas diri wajib disiapkan.

Penambahan trip ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Sabang dan Banda Aceh yang mobilitasnya bergantung pada transportasi laut. Sabang yang merupakan kawasan ekonomi khusus terus mengandalkan konektivitas laut untuk mendukung sektor pariwisata dan logistik.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top