ACEH — Pelatih Persib, Igor Tolic, secara tegas menyatakan timnya tidak memiliki ekspektasi hasil selama mengikuti Piala Presiden 2026. Keputusan ini diambil di tengah jadwal kompetisi super padat yang menanti Maung Bandung pada musim 2026-2027.
"Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain," ujar Tolic dalam keterangan resmi klub, dikutip Senin (18/3).
Langkah mengejutkan ini merupakan konsekuensi logis dari padatnya agenda Persib musim depan. Klub kebanggaan Bobotoh itu harus tampil di empat kompetisi berbeda sepanjang musim 2026-2027.
Turnamen pramusim yang dijadwalkan berlangsung di Bandung dan Surabaya itu tidak lagi menjadi prioritas utama. Seluruh pertandingan fase grup Persib akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Persib juga terancam tampil tanpa 11 pilar timnas Indonesia. Situasi ini membuat tim pelatih lebih memilih fokus membangun kekuatan tim secara bertahap ketimbang mengejar trofi jangka pendek.
Tolic menegaskan tim pelatih tidak akan membebani pemain dengan target hasil. Fokus utama justru pada peningkatan kondisi fisik dan percepatan adaptasi antarpemain baru.
Di tengah persiapan, Persib juga menunggu hasil inspeksi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Stadion tersebut akan diuji oleh AFF sebelum digunakan untuk ASEAN Club Championship.
Keputusan Persib tidak memburu gelar Piala Presiden menjadi strategi yang jarang dilakukan klub besar Indonesia. Biasanya, turnamen pramusim dimanfaatkan untuk mengukur kekuatan tim sekaligus membidik trofi awal musim.
Namun dengan beban empat kompetisi, manajemen dan pelatih memilih pendekatan berbeda. Kebugaran pemain menjadi prioritas utama agar performa tetap terjaga sepanjang musim yang panjang.
Piala Presiden 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Dua kota menjadi tuan rumah, yakni Bandung dan Surabaya.