PLN ULP Sabang Padamkan Listrik Bergilir Tiga Hari, 14 Kawasan Terdampak Pekerjaan Penguatan Jaringan

Penulis: Ricki Manurung  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 10:17:01 WIB
PLN ULP Sabang melakukan pemadaman listrik bergilir di 14 kawasan selama tiga hari untuk pekerjaan penguatan jaringan.

SABANG — Warga di belasan kawasan Kota Sabang harus bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir selama tiga hari berturut-turut mulai Selasa (14/7/2026) hingga Kamis (16/7/2026). PLN ULP Sabang mengumumkan penghentian sementara aliran listrik ini untuk mendukung pekerjaan penguatan jaringan yang bertujuan meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah kerja mereka.

Jadwal dan Kawasan Terdampak Pemadaman Listrik di Sabang

Berdasarkan jadwal yang dirilis PLN ULP Sabang, pemadaman pada hari pertama, Selasa (14/7/2026), berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Kawasan yang terdampak meliputi Perikanan, CT 01, CT 02, CT 03, Jalan Perdagangan, Kebun Merica, Masjid Babussalam, Kantor DPRK, Yosdarso, dan Lanal.

Pada Rabu (15/7/2026), giliran kawasan wisata yang terkena dampak. Pemadaman dijadwalkan pukul 09.30 hingga 12.30 WIB di Gapang, Gua Sarang, serta Iboih hingga Kilometer Nol. Hari terakhir, Kamis (16/7/2026), pemadaman kembali berlangsung pukul 09.30 hingga 12.30 WIB di Simpang Reuteuk, Anoi Itam, dan Arun.

Alasan Pemadaman: Bukan Gangguan, tapi Pemeliharaan Jaringan

Manager PLN ULP Sabang, Wira Perdana, menegaskan pemadaman ini bukan akibat gangguan, melainkan bagian dari program pemeliharaan dan penguatan jaringan. "Pekerjaan ini kami lakukan sebagai langkah meningkatkan keandalan jaringan listrik di wilayah Sabang," ujar Wira Perdana, Senin (13/7/2026).

PLN memastikan pemadaman dilakukan secara terjadwal agar proses pekerjaan berjalan aman dan optimal. Namun, jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu jika terdapat kendala teknis di lapangan.

Imbauan Keselamatan: Jangan Bermain Layang-Layang di Dekat Jaringan

Selain menyampaikan jadwal, PLN juga mengingatkan warga untuk menjaga keselamatan ketenagalistrikan. Wira Perdana meminta masyarakat tidak mendirikan bangunan, memasang tiang antena atau baliho di dekat jaringan listrik. Ia juga melarang warga bermain layang-layang di sekitar jaringan serta menebang pohon tanpa berkoordinasi dengan petugas PLN.

PLN ULP Sabang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan berharap masyarakat dapat memahami bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan ke depannya.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top