BIREUEN — Rumah milik Yusri (43) di Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, ludes terbakar pada Minggu (12/7) sore. Saat kebakaran terjadi, korban sedang bekerja memanen kelapa di kebun warga di kampung tetangga, sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga.
Api Menjalar ke Tiga Rumah Tetangga
Kobaran api yang membesar dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Tiga rumah milik warga setempat ikut terdampak, meskipun tidak sampai rata dengan tanah.
- Rosmiati (66) — Rumah di sebelah timur korban ditempati tiga kepala keluarga dengan total tujuh jiwa. Bagian atap dan dinding rumahnya terbakar.
- Azhar (44) — Pekerja bengkel ini tinggal bersama istri, Hasnita (40), dan tiga anak mereka. Papan dinding samping rumah di sebelah utara korban ikut terbakar.
- Ridwan (58) — Petani yang tinggal bersama istri dan cucunya, Muhammad Akbar (10). Dapur rumah di sebelah barat korban hangus dilalap api.
Warga dan Damkar Berjibaku Padamkan Api
Warga yang mengetahui insiden tersebut langsung berusaha memadamkan api secara manual. Personel Polsek dan Koramil Peudada yang tiba di lokasi turut membantu dan segera meminta bantuan pemadam kebakaran.
Tiga unit armada Damkar dari Pos Induk Kota Bireuen, yang berjarak sekitar 13 kilometer arah timur lokasi, dikerahkan. Petugas menyiram dari dua arah—utara dan selatan—untuk mencegah api meluas. Meski rumah Yusri tidak dapat diselamatkan lagi, upaya cepat petugas berhasil mengendalikan api agar tidak membakar habis tiga rumah tetangga yang terdampak.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Keuchik Meunasah Baroh, H Masrur, menyatakan bahwa penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. "Pada saat kejadian, pemilik tidak berada di rumah karena pergi mencari rezeki," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, akibat kebakaran ini satu unit rumah ludes terbakar dan tiga rumah lainnya terkena imbas. Pemerintah Gampong segera menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Korban Syok, Sedang Bekerja saat Rumah Terbakar
Yusri, pemilik rumah, mengaku tidak mengetahui bagaimana kebakaran bisa terjadi. "Belum tahu saya kejadiannya, tadi saya lagi dikerja lansir buah kelapa di kebun warga, lalu saya diberitahu warga rumah sudah terbakar," ungkapnya dengan nada terpukul.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Peudada masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber api dan penyebab pasti kebakaran tersebut.