BANDA ACEH — Puluhan karya jurnalistik foto yang mendokumentasikan berbagai peristiwa kebencanaan di sejumlah daerah akan dipamerkan dalam Roadshow Pameran Foto “Sumatera Bangkit”. Pameran ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, pada 3-8 Agustus 2026.
Ketua PFI Aceh, Muhammad Anshar, mengatakan pameran ini tidak hanya menyajikan dokumentasi visual bencana, tetapi juga menjadi media edukasi bagi masyarakat. Melalui lensa para jurnalis foto, publik diajak melihat sisi-sisi peristiwa yang selama ini jarang terjangkau, sekaligus memahami nilai kemanusiaan, ketangguhan, dan semangat bangkit pascabencana.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk mendukung penuh penyelenggaraan pameran tersebut. Menurutnya, Aceh memiliki pengalaman panjang menghadapi berbagai bencana yang dapat menjadi pembelajaran berharga bagi masyarakat melalui medium fotografi.
“Tentu kami siap mendukung. Momentum kebencanaan ini dapat dimanfaatkan melalui pameran foto sebagai media edukasi sekaligus pengingat,” kata Illiza dalam keterangan yang diterima, Rabu (15/7/2026).
Dukungan serupa juga datang dari Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar pameran karya jurnalistik, melainkan ruang refleksi publik tentang kebencanaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami menyambut baik silaturahmi PFI Aceh beserta rencana penyelenggaraan Roadshow Pameran Foto Sumatera Bangkit di Banda Aceh. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan karya jurnalistik yang bernilai sejarah, tetapi juga menjadi media edukasi tentang kebencanaan dan kemanusiaan. Saya siap mendukung serta memfasilitasi komunikasi dengan berbagai pihak agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Irwansyah.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti di pameran foto. PFI Aceh juga berencana meluncurkan buku ensiklopedia kebencanaan di Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian acara “Sumatera Bangkit”. Buku ini diharapkan menjadi dokumentasi komprehensif tentang peristiwa bencana dan ketangguhan masyarakat di wilayah Sumatera.
Roadshow “Sumatera Bangkit” sendiri diharapkan menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui karya jurnalistik visual yang inspiratif, kisah-kisah ketangguhan masyarakat diabadikan dan disebarluaskan kepada publik.