Gubernur Aceh Mualem Hadiri Munaslub APPSI di Lombok, Kawal Sinkronisasi Kebijakan UMKM dan Pajak Daerah

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Jumat, 17 Juli 2026 | 14:50:01 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menghadiri Munaslub APPSI 2026 di Lombok Barat untuk menyelaraskan kebijakan UMKM dan pajak daerah.

LOMBOK BARAT — Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menegaskan komitmennya untuk mempercepat akselerasi ekonomi daerah dengan mengikuti langsung Munaslub APPSI 2026. Acara yang digelar di Aruna Senggigi Resort & Convention, Lombok Barat, itu dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Dalam forum tersebut, Mualem tidak datang sendirian. Ia memboyong Sekda Aceh M. Nasir Syamaun beserta jajaran asisten dan kepala SKPA terkait. Kehadiran rombongan birokrat ini dinilai strategis karena APPSI tahun ini fokus pada penguatan ekonomi daerah dan kemandirian fiskal secara nasional.

Mengapa Gubernur Memboyong Seluruh Jajaran SKPA?

Mualem ingin memastikan setiap regulasi nasional yang lahir dari forum ini bisa langsung dieksekusi di Aceh. “Aceh harus bergerak cepat menangkap arah kebijakan pusat. Kehadiran kami di sini, bersama Sekda dan kepala SKPA, adalah untuk memastikan bahwa setiap regulasi nasional yang lahir dari Rakergub ini bisa langsung kita eksekusi di Aceh tanpa menunda-nunda,” ujar Mualem dalam keterangannya.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, memberikan perhatian khusus pada arah kebijakan yang dipaparkan oleh para menteri. Selain Tito Karnavian, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman juga turut menjadi pemateri dalam acara tersebut.

Studi Banding ke Pusat UMKM NTB: Apa yang Dicari?

Setelah agenda persidangan dan penyempurnaan AD/ART organisasi, delegasi Aceh dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan ke pusat-pusat UMKM unggulan di NTB pada Jumat (17/7). Mualem menginstruksikan jajarannya untuk tidak sekadar hadir, tetapi mempelajari secara konkret skema pembinaan dan pengemasan produk UMKM di NTB.

“Tentu yang belum ada dan bagus nanti kita bawa ke Aceh, kita terapkan di Aceh agar produk-produk UMKM lokal kita tidak hanya bisa bermain di lokal tapi juga nasional dan internasional,” kata Mualem.

Target: UMKM Aceh Tembus Pasar Nasional dan Ekspor

Mualem meminta jajaran SKPA memanfaatkan momentum city tour dan kunjungan lapangan ini sebagai ajang studi banding yang konkret. “Saya minta jajaran SKPA tidak hanya sekadar hadir, tapi pelajari betul bagaimana NTB bisa membina dan mengemas produk UMKM mereka hingga memiliki nilai jual tinggi. Kita bawa pulang skema terbaiknya untuk kita terapkan langsung di Aceh,” tegasnya.

Melalui forum ini, Pemerintah Aceh berharap bisa menyelaraskan kebijakan fiskal daerah dengan pusat, sekaligus mendorong produk lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: sinarpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top