BANDA ACEH — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh kembali menghadirkan layanan Pasporia di area Car Free Day (CFD) Kota Banda Aceh, Minggu. Program yang berlangsung sejak pukul 06.30 WIB itu dirancang sebagai solusi bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi yang kesulitan mengurus dokumen keimigrasian pada hari kerja.
Dalam pelaksanaannya, petugas melayani total 15 permohonan paspor. Rinciannya, 10 pemohon mengajukan paspor baru, sementara lima lainnya mengurus penggantian atau perpanjangan paspor. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Bambang Tri Cahyono mengatakan bahwa Pasporia memungkinkan warga berolahraga sambil menyelesaikan urusan paspor secara efektif.
"Pasporia memadukan layanan keimigrasian dengan aktivitas rekreasi warga di akhir pekan. Masyarakat bisa berolahraga sekaligus menyelesaikan urusan paspor secara efektif," ujar Bambang.
Layanan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, adaptif, dan dekat dengan masyarakat. Seluruh proses tetap menjamin transparansi persyaratan dan biaya sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kualitas pelayanan. Ia juga berdialog dengan pemohon untuk mendengarkan masukan sekaligus mengapresiasi inovasi yang dijalankan petugas di lapangan.
Bambang berharap capaian ini dapat mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas pada penyelenggaraan Pasporia berikutnya. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menyatakan akan terus mengembangkan inovasi layanan sejenis sebagai wujud transformasi pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.