BANDA ACEH — Ribuan calon intelektual muda kini resmi menjadi bagian dari civitas akademika UIN Ar-Raniry. Sebanyak 175 mahasiswa baru Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) mengikuti PBAK 2026 yang berlangsung di gedung fakultas setempat.
Kegiatan yang dihadiri jajaran dekanat, para dosen, dan perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) ini dirancang sebagai pintu gerbang bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan kampus.
Momentum Awal Mengenal Kehidupan Kampus
Ketua Panitia PBAK 2026, Fathin Rizqi Erasqal, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Ia menegaskan PBAK menjadi sarana penting bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi.
“Kegiatan PBAK 2026 merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membantu mahasiswa baru mengenal lingkungan kampus, khususnya lingkungan akademik, organisasi, serta berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan mahasiswa di Fakultas Adab dan Humaniora,” ujar Fathin.
Pelaksanaan PBAK diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Prosesi ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan pengenalan yang diikuti para mahasiswa baru.
Tanamkan Target Sukses Sejak Hari Pertama
Motivasi mengalir dari Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FAH, Zayyaf Naufal Jannah Wal Fitrah. Ia mendorong para peserta untuk membangun komitmen kuat sejak awal perkuliahan.
“Maka tanamlah dalam diri kalian bahwa saya akan sukses di sini, dan saya akan kerjakan semuanya dengan sepenuh hati,” tegas Zayyaf di hadapan para peserta.
Menurutnya, kesuksesan di bangku kuliah tidak datang dengan sendirinya. Dibutuhkan niat dan kerja keras yang konsisten sejak semester pertama.
Dekan: Kuliah Bukan Sekadar Cari Ilmu
Puncak acara, PBAK 2026 resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Dr. Syarifuddin, M.Ag., Ph.D. Dalam amanatnya, ia meluruskan paradigma mahasiswa baru tentang tujuan menempuh pendidikan tinggi.
“Melanjutkan program studi ke dunia pendidikan yang lebih tinggi adalah sebuah keharusan untuk menjadi sebuah pembelajaran, bukan sekadar mencari ilmu,” tutur Dr. Syarifuddin.
Pernyataan ini menegaskan bahwa proses perkuliahan adalah pembentukan karakter dan pola pikir kritis. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga memahami esensi dari setiap proses belajar.
Melalui PBAK 2026 ini, mahasiswa baru diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan budaya akademik di FAH UIN Ar-Raniry. Mereka juga didorong untuk aktif dalam kegiatan kemahasiswaan sebagai bagian dari pengembangan diri selama menempuh pendidikan. (XRQ)