BANDA ACEH — Kepala Baitul Mal Aceh (BMA), Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf, S.H., menyerahkan santunan kepada keluarga empat anak yang meninggal dunia akibat terseret arus di Pantai Ujong Batee, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Penyerahan berlangsung di Gampong Perumnas Ujong Batee, Kamis (6/8/2026).
Dana santunan tersebut bersumber dari pengelolaan zakat para muzaki oleh Baitul Mal Aceh. Selain bantuan tunai, rombongan BMA juga membawa paket sembako yang dihimpun secara swadaya dari pegawai dan pekerja di lingkungan lembaga tersebut.
Abon Yunus, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa seluruh dana bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing keluarga penerima. Ia memastikan tidak ada potongan apa pun dalam proses penyaluran kali ini.
“Kami pastikan tidak ada pemotongan apa pun. Seluruh dana bantuan dikirim langsung ke rekening masing-masing penerima,” katanya dalam keterangan yang diterima redaksi.
Dalam kesempatan itu, Abon Yunus menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa empat anak tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.
“Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Walaupun nilai bantuannya tidak besar, semoga dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Abon Yunus.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian Baitul Mal Aceh terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya di wilayah pesisir Aceh Besar.
Perwakilan keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Baitul Mal Aceh di tengah suasana duka. Kehadiran rombongan dinilai menjadi penguat bagi keluarga yang baru saja kehilangan anggota tercinta.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Dalam keadaan berduka seperti sekarang, kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan kepedulian pemerintah,” ujar perwakilan keluarga korban.
Empat anak tersebut sebelumnya dilaporkan meninggal dunia setelah terbawa arus di perairan Pantai Ujong Batee. Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan mendorong berbagai pihak untuk memberikan dukungan moril maupun materil kepada keluarga yang ditinggalkan.