Pencarian

Kehilangan Ibu, Deddy Corbuzier: "Aku Tersenyum, Air Mataku Jatuh"

Kamis, 27 Agustus 2026 • 19:04:32 WIB
Kehilangan Ibu, Deddy Corbuzier:
Deddy Corbuzier menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya ibunda tercinta, Judhi Herawati, pada Rabu (26/8/2026).

ACEH — Kabar duka datang dari keluarga Deddy Corbuzier. Ibunda tercinta, Judhi Herawati, berpulang pada Rabu (26/8/2026). Melalui unggahan Instagram, Deddy membagikan momen terakhirnya bersama sang ibu, sebuah potret yang menyentuh hati banyak orang.

Dalam foto yang diunggahnya, Deddy terlihat berada di samping jenazah ibunda. Namun, yang menarik perhatian bukan hanya fotonya, melainkan juga caption panjang yang ia tulis. Pesan itu menggambarkan pergulatan batin seorang anak yang baru saja kehilangan sosok paling berharga dalam hidupnya.

Arti Sebuah Senyuman di Tengah Duka

Deddy mengawali tulisannya dengan sebuah pengakuan yang mungkin sulit dipahami banyak orang. Ia memilih untuk tersenyum saat melihat ibunya untuk yang terakhir kalinya. Namun, ia dengan tegas menjelaskan bahwa senyum itu bukan berarti ia tegar atau tidak merasakan kesedihan.

Justru, di balik layar ponselnya, air mata Deddy jatuh saat menuliskan setiap kata untuk sang ibu. Senyum itu adalah bentuk keikhlasan dan rasa syukur karena ia sadar, sebagai seorang anak, tidak ada penyesalan yang masih mengganjal di hatinya terhadap almarhumah.

Pelajaran Berharga dari Sebuah Kehilangan

Unggahan Deddy ini secara tidak langsung menyentuh sisi emosional banyak orang, terutama para ibu muda yang membacanya. Ada sebuah pesan mendalam tentang bagaimana kita memperlakukan orang tua selama mereka masih ada.

Perasaan "tidak memiliki penyesalan" yang diungkapkan Deddy adalah sebuah pencapaian spiritual yang luar biasa. Ini mengajarkan kita bahwa cinta terbaik untuk orang tua bukan hanya tentang materi, melainkan tentang waktu, perhatian, dan pengampunan yang kita berikan selagi mereka masih hidup.

Kepergian seorang ibu adalah kehilangan yang tak tergantikan. Namun, cara Deddy menyikapi duka ini bisa menjadi refleksi bagi kita semua untuk lebih menghargai setiap momen kebersamaan dengan keluarga, terutama orang tua yang sudah lanjut usia.

Menghargai Waktu Sebelum Terlambat

Kisah Deddy Corbuzier ini bukan sekadar kabar duka dari seorang selebritas. Ini adalah pengingat nyata bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Momen bersama orang tua adalah hal yang paling berharga dan tidak bisa diulang.

Bagi kita yang masih memiliki orang tua, ini saatnya untuk memperbaiki hubungan, meminta maaf atas kesalahan, dan meluangkan lebih banyak waktu untuk mereka. Jangan sampai kita baru menyadari arti penting mereka ketika mereka sudah tiada, dan menyesali hal-hal yang seharusnya bisa kita lakukan.

Selamat jalan, ibu dari Deddy Corbuzier. Semoga beliau tenang di sisi-Nya. Dan untuk kita semua, mari jadikan momen ini sebagai pelajaran untuk lebih menyayangi orang tua kita masing-masing.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lifestyle.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks