YARA Setor Infak Rp10 Juta ke Baitul Mal Aceh, Serukan Perusahaan Ikut Salurkan Zakat Lewat Lembaga Resmi

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 21:25:01 WIB
Ketua YARA Aceh Safaruddin menyerahkan infak Rp10 juta kepada Baitul Mal Aceh di Banda Aceh, Jumat (tanggal).

BANDA ACEH — Langkah Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menjadi sinyal dukungan terhadap pengelolaan dana sosial keagamaan yang akuntabel. Infak senilai Rp10 juta yang berasal dari pegawai YARA itu diserahkan langsung Ketua YARA Aceh, Safaruddin MH, didampingi sekitar 25 pengurus YARA se-Aceh di Konter Layanan Baitul Mal Aceh, Jumat.

Penyerahan ini bukan sekadar seremonial. Safaruddin menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud kepercayaan lembaganya kepada Baitul Mal sebagai otoritas resmi pengelola zakat dan infak di Aceh.

“Kami menyerahkan infak dari karyawan kami kepada Baitul Mal Aceh sebagai bentuk kepercayaan kami kepada Baitul Mal. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap membayarkan zakat dan infaknya kepada Baitul Mal Aceh,” kata Safaruddin.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu menitipkan dana zakatnya. Ia meyakini dana yang dikelola BMA akan disalurkan secara amanah kepada mustahik atau mereka yang berhak menerima.

Ajakan untuk Perusahaan dan Badan Usaha di Aceh

Lebih jauh, YARA tidak hanya menyasar individu. Safaruddin secara khusus menyoroti peran korporasi dalam mendukung program Pemerintah Aceh melalui instrumen zakat dan infak.

“Kami juga mengajak kepada seluruh perusahaan atau badan usaha yang beroperasi di Aceh untuk menyetorkan zakat dan infak pegawai dan perusahaannya di Baitul Mal Aceh. Ini sebagai bentuk dukungan kita kepada pemerintah Aceh,” ujarnya.

Komitmen Baitul Mal Jaga Amanah Publik

Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk H Muhammad Yunus M Yusuf, yang akrab disapa Abon Yunus, menyambut baik kepercayaan tersebut. Ia memastikan dana yang masuk akan dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan tepat sasaran.

“Terima kasih atas kepercayaan YARA kepada Baitul Mal Aceh. Insya Allah, amanah ini akan kami kelola dengan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada yang berhak menerimanya,” ujar Abon Yunus.

Ia menambahkan bahwa BMA terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat harus terus kita jaga. Karena itu, Baitul Mal Aceh akan terus meningkatkan penyampaian informasi kepada publik agar masyarakat mengetahui program dan kinerja Baitul Mal Aceh, sekaligus menjaga komunikasi yang baik dengan berbagai pihak,” pungkasnya.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top