Bupati Aceh Besar Resmikan Masjid Ibnu Abu Bakar di RSU Putri Bidadari, Tegaskan Arah Pengelolaan Berbasis Ahlussunnah wal Jamaah

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:07:01 WIB
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meresmikan Masjid Ibnu Abu Bakar di kompleks RSU Putri Bidadari Aceh, Jumat (7/8/2026).

JANTHO — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meresmikan Masjid Ibnu Abu Bakar di kompleks Rumah Sakit Umum (RSU) Putri Bidadari Aceh, Kecamatan Darul Imarah, pada Jumat (7/8/2026). Peresmian dihadiri jajaran direksi rumah sakit, Forkopimda, dan sejumlah pejabat daerah.

Dalam sambutannya, Muharram menegaskan pengelolaan masjid wajib berpedoman pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Ia meminta pengurus meniru pola tata kelola Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan Masjid Agung Kota Jantho.

“Masjid ini harus kita jaga dan makmurkan bersama. Kami berharap seluruh pengelola melaksanakan pengelolaan masjid sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta berpedoman pada pelaksanaan yang diterapkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan Masjid Agung Kota Jantho. Dengan demikian, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat bagi masyarakat sekitar,” ujar Muharram Idris.

Amal Jariyah untuk Pasien dan Masyarakat Sekitar

Masjid ini dibangun sebagai amal jariyah almarhum H. Muhammad Nur Abu Bakar. Direktur Utama RSU Putri Bidadari Aceh, Firmansyah, SE., MARS, mewakili keluarga pendiri, menyebut kehadiran masjid di lingkungan rumah sakit bernilai strategis bagi para pasien.

“Masjid ini memiliki arti yang sangat penting karena berada di lingkungan rumah sakit. Kami berharap keberadaannya menjadi tempat bagi pasien maupun keluarga pasien untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bermunajat memohon kesembuhan, sekaligus menjadi pusat syiar, pendidikan, dan pengembangan kebudayaan Islam,” pungkasnya.

Peran Sektor Swasta dalam Pelayanan Publik

Muharram menyampaikan apresiasi kepada para pendiri RSU Putri Bidadari dan Masjid Ibnu Abu Bakar. Menurutnya, dua fasilitas itu membuktikan kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung pelayanan kesehatan dan keagamaan di Aceh Besar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan apresiasi dan tahniah kepada para pendiri Rumah Sakit Putri Bidadari dan Masjid Ibnu Abu Bakar. Kami menyambut dengan bangga dan penuh rasa syukur atas hadirnya rumah sakit ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Besar. Kami juga mengajak pihak swasta untuk terus bergandengan tangan dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan, karena jika hanya mengandalkan pemerintah, tentu kemampuan yang dimiliki sangat terbatas,” katanya.

Peresmian turut dihadiri Dewan Pengawas Drs. H. Sulaiman Abda, M.Si., unsur Forkopimcam Darul Imarah, Ketua DPRK Banda Aceh, anggota DPRK Aceh Besar, serta jajaran dokter spesialis RSU Putri Bidadari Aceh. Keberadaan masjid ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang, baik sebagai sarana ibadah maupun pusat kegiatan keislaman di kawasan Darul Imarah.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top