Mahasiswa Asal Langsa Tenggelam di Sungai Wisata Pante Bahagia, Aceh Utara, Ditemukan Meninggal

Penulis: Ricki Manurung  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 23:06:31 WIB
Mahasiswa asal Langsa ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Wisata Pante Bahagia, Aceh Utara, pada Senin (10/8/2026).

LHOKSUKON — Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Kapolsek Paya Bakong, IPDA Noprian Dwi Cahyo, mengatakan korban bersama sejumlah rekannya tiba di lokasi wisata sejak pukul 12.30 WIB. Mereka sempat makan siang sebelum mulai beraktivitas di sekitar sungai pada pukul 14.00 WIB.

Menurut keterangan saksi, sebagian rombongan berenang menggunakan ban sebagai alat bantu. Korban yang sebelumnya berada di pinggir sungai tak lagi terlihat oleh teman-temannya beberapa saat kemudian, sehingga memicu pencarian besar-besaran oleh warga setempat.

Kronologi Pencarian Korban di Sungai

Pencarian dilakukan rekan-rekan korban bersama warga di sekitar lokasi. Sekitar 20 menit berlalu, Rian ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam sungai. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke daratan.

"Ketika ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Masyarakat kemudian menghubungi Polsek Paya Bakong dan pihak Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut," ujar IPDA Noprian dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/8/2026).

Penanganan dan Pemulangan Jenazah

Personel Polsek Paya Bakong yang tiba di lokasi langsung melakukan pendataan terhadap korban dan saksi, serta mendokumentasikan tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi berjalan lancar dengan dukungan warga sekitar.

Jenazah Rian Alfiansyah, warga Desa Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, selanjutnya dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Kapolsek menyebut keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak melakukan autopsi.

Imbauan Keselamatan bagi Pengunjung Wisata Sungai

Menyusul kejadian ini, Polsek Paya Bakong mengimbau masyarakat yang berkunjung ke lokasi wisata sungai agar lebih waspada terhadap kondisi arus. Kapolsek menekankan pentingnya tidak memaksakan diri berenang di area dengan arus deras.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri berenang di lokasi yang memiliki arus deras serta selalu mengutamakan keselamatan, terutama ketika berada di kawasan wisata sungai," pungkas IPDA Noprian.

Peristiwa tenggelam di kawasan wisata sungai di Aceh Utara ini menjadi pengingat akan risiko aktivitas air di alam terbuka, terutama saat musim liburan atau akhir pekan ketika kunjungan wisatawan meningkat.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: dialeksis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top