Pencarian

Industri Motor Listrik Lokal Punya Kapasitas Produksi 2,5 Juta Unit per Tahun, Penjualan Baru 55 Ribu Unit pada 2025

Rabu, 19 Agustus 2026 • 18:58:31 WIB
Industri Motor Listrik Lokal Punya Kapasitas Produksi 2,5 Juta Unit per Tahun, Penjualan Baru 55 Ribu Unit pada 2025
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyampaikan keterangan terkait kapasitas produksi industri motor listrik nasional yang mencapai 2,5 juta unit per tahun.

ACEH — Kementerian Perindustrian mencatat total investasi untuk industri kendaraan listrik roda dua dan roda tiga telah mencapai Rp 1,2 triliun. Kapasitas produksi yang besar ini belum sebanding dengan tingkat utilisasi pabrik yang masih rendah akibat minimnya permintaan domestik.

Data Kemenperin menunjukkan penjualan motor listrik sempat menyentuh angka tertinggi pada 2024 dengan 77.078 unit. Angka ini turun menjadi 55.059 unit pada 2025, sebuah koreksi yang menjadi perhatian serius pemerintah.

Program Bantuan 2024 Mampu Naikkan Penjualan Hingga 442 Persen

Efektivitas intervensi pasar terlihat jelas dari program bantuan pembelian kendaraan listrik roda dua yang digelar pada 2023 dan 2024. Program yang melibatkan 22 industri dan 70 tipe/model kendaraan ini berhasil menyalurkan 74.073 unit secara kumulatif.

Penyaluran bantuan pada 2024 melonjak 442 persen dibanding tahun sebelumnya. Tercatat 62.541 unit tersalurkan pada 2024, sementara pada 2023 hanya 11.532 unit.

"Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa stimulus pasar memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan industri kendaraan listrik roda dua. Karena itu, kebijakan pengembangan demand dan supply harus berjalan beriringan," ujar Agus Gumiwang dalam keterangan resminya.

Populasi Motor Listrik Tembus 242 Ribu Unit, Didominasi Roda Dua

Hingga April 2026, total populasi kendaraan listrik di Indonesia mencapai 468.231 unit. Motor listrik menjadi segmen terbesar dengan 242.909 unit, disusul mobil listrik penumpang sebanyak 223.100 unit.

Pertumbuhan populasi kendaraan listrik nasional tercatat sangat agresif dengan compound annual growth rate (CAGR) lebih dari 150 persen selama periode 2020-2025. Motor listrik dan mobil listrik menjadi penggerak utama pertumbuhan tersebut.

Fondasi Manufaktur Kuat, Tantangan Berikutnya Perluasan Pasar

Selain sektor roda dua, industri perakitan kendaraan listrik roda empat juga berkembang. Tercatat 14 perusahaan memproduksi mobil listrik dengan kapasitas 409.860 unit per tahun, ditambah 10 perusahaan kendaraan komersial listrik berkapasitas 7.500 unit per tahun. Total investasi industri perakitan kendaraan listrik mencapai Rp 30,468 triliun.

"Besarnya kapasitas produksi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki fondasi manufaktur yang sangat memadai. Tantangan kita berikutnya adalah memastikan pasar tumbuh secara berkelanjutan, utilisasi kapasitas produksi meningkat, dan struktur industri semakin dalam melalui penggunaan komponen buatan dalam negeri," jelas Agus.

Pemerintah menargetkan setiap peningkatan penggunaan kendaraan listrik memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional. Semakin banyak komponen yang diproduksi di dalam negeri, semakin besar investasi dan teknologi yang dikuasai industri lokal.

"Kita ingin setiap peningkatan penggunaan kendaraan listrik memberikan multiplier effect sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional. Artinya, semakin banyak kendaraan listrik digunakan masyarakat, semakin besar pula komponen yang diproduksi di Indonesia," pungkasnya.

Follow redaksiaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks