LHOKSEUMAWE — Meunasah Gampong Barat di Kecamatan Nisam, Aceh Utara, menjadi titik fokus aksi sosial mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Universitas Malikussaleh (Unimal) pada Jumat (7/8/2026) pagi. Puluhan mahasiswa turun tangan bersama aparatur desa dan warga melakukan pembersihan menyeluruh di area dalam dan luar bangunan tempat ibadah tersebut.
Gotong royong ini menyasar sejumlah bagian utama meunasah, mulai dari penyapuan halaman, pembersihan karpet dan sajadah, hingga penataan lingkungan sekitar. Kehadiran para mahasiswa disambut langsung oleh Geuchik Gampong Barat, Asril, S.E., beserta Bilal Meunasah, M. Sulaiman.
Keberadaan meunasah di Gampong Barat tidak sekadar menjadi tempat salat berjamaah. Bangunan ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan sehari-hari. Karena itu, kebersihan dan kenyamanan meunasah menjadi prioritas yang dijaga bersama oleh warga dan perangkat desa.
Geuchik Gampong Barat, Asril, S.E., menilai inisiatif mahasiswa KKN ini mampu memicu semangat kebersamaan warga. Menurutnya, partisipasi aktif generasi muda dalam merawat fasilitas umum desa memberikan contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, Bilal Meunasah, M. Sulaiman, mendampingi langsung jalannya kerja bakti. Ia memberikan arahan teknis mengenai bagian-bagian meunasah yang memerlukan perhatian khusus agar proses pembersihan berjalan efektif dan menyeluruh.
Keterlibatan tokoh agama ini memastikan seluruh sudut meunasah, termasuk area yang jarang terjamah, turut dibersihkan. Kerja sama antara mahasiswa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat berlangsung lancar sejak pagi hingga selesai.
Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 13 Unimal, Mhd. Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat. Ia berharap aksi bersih-bersih tersebut dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Kegiatan gotong royong ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan warga," ujar Mhd. Ismail.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh tradisi gotong royong yang sudah mengakar di masyarakat Aceh. Perawatan sarana publik seperti meunasah secara berkelanjutan menjadi cerminan kepedulian warga terhadap lingkungan tempat mereka beribadah dan bersosialisasi.
Melalui aksi ini, mahasiswa KKN Kelompok 13 Unimal berharap Meunasah Gampong Barat senantiasa bersih dan nyaman sehingga warga dapat beribadah dengan khusyuk. Partisipasi mahasiswa dalam kehidupan desa selama masa KKN juga menjadi jembatan komunikasi antara kampus dan masyarakat.
Kerja bakti ini menjadi salah satu rangkaian program KKN yang menyasar aspek sosial keagamaan. Selain membersihkan meunasah, para mahasiswa diharapkan terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan selama berada di Gampong Barat, Nisam.