BANDA ACEH — Sekretaris Umum PSSI Aceh, Nazaruddin, mengimbau seluruh klub anggota yang berminat mengikuti Liga 4 musim 2026/2027 untuk segera mempersiapkan diri sejak awal proses pendaftaran. Imbauan ini disampaikan menyusul dibukanya pendaftaran klub pada 7 hingga 22 Agustus 2026 melalui surat edaran resmi.
Nazaruddin menegaskan bahwa pemahaman terhadap regulasi usia pemain menjadi kunci utama agar klub tidak bermasalah di kemudian hari. "PSSI Aceh telah membuka pendaftaran klub peserta Liga 4 musim 2026/2027. Kami mengimbau klub anggota untuk memperhatikan seluruh tahapan dan ketentuan yang telah disampaikan," ujarnya di Banda Aceh, Selasa (11/08/2026).
Berdasarkan ketentuan yang dirilis PSSI Aceh, pemain yang dapat didaftarkan harus lahir dalam rentang 1 Januari 2004 hingga 31 Desember 2009. Setiap klub diperbolehkan membawa maksimal 30 pemain dengan rincian komposisi yang telah diatur tegas dalam regulasi.
Setelah penutupan pendaftaran klub pada 22 Agustus, PSSI Aceh akan menggelar Workshop Kompetisi Liga 4 pada 10 September 2026 di Kota Banda Aceh. Kegiatan ini dirancang untuk menyamakan persepsi seluruh klub peserta terkait regulasi teknis pelaksanaan kompetisi.
Adapun pendaftaran pemain dan ofisial akan dilakukan secara daring melalui sistem SIAP (Sistem Informasi dan Administrasi PSSI) pada 1 hingga 30 September 2026. Nazaruddin menekankan pentingnya mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami berharap seluruh klub yang akan mengikuti kompetisi dapat mempersiapkan tim dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," kata Nazaruddin.
PSSI Aceh belum merilis jadwal pasti kick off Liga 4 musim 2026/2027. Informasi tersebut akan disampaikan melalui surat edaran berikutnya setelah seluruh tahapan administrasi pendaftaran rampung.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, klub dapat menghubungi Fitra selaku narahubung melalui nomor 0822-7207-2013. PSSI Aceh berharap kompetisi musim ini mampu menjadi ruang pembinaan yang sehat sekaligus mendorong regenerasi pesepakbola muda di Tanah Rencong.