Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri Raih Penghargaan Inisiator Literasi Digital Kamtibmas di PPN XIV Jakarta

Penulis: Alfian Batubara  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:52:31 WIB
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri menerima penghargaan Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026 di acara puncak PPN XIV di Jakarta.

JAKARTA — Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., menerima penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., di sela-sela acara puncak Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV.

Kegiatan yang mengusung tema "Meneguhkan Keberlanjutan Jejaring Penyair Indonesia" ini menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat sinergi dengan pegiat budaya. Bagi Kapolres Bireuen, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas upaya menjadikan kanal digital sebagai ruang publik baru untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara kreatif dan edukatif.

Menjembatani Polri dan Masyarakat di Ruang Digital

Inisiatif yang digagas AKBP Yulhendri dinilai sejalan dengan kebutuhan zaman. Di tengah masifnya penyebaran informasi di media sosial, literasi digital menjadi tameng pertama untuk mencegah hoaks dan menjaga kondusivitas wilayah.

Melalui penggerakan literasi digital, berbagai pesan kamtibmas dapat disampaikan secara lebih luas, kreatif, dan mudah diterima oleh masyarakat. Pendekatan ini dianggap lebih efektif menjangkau generasi muda yang sehari-harinya berselancar di dunia maya.

Apa Kata Panitia tentang Kolaborasi Ini?

Panitia Pelaksana PPN XIV, Novianti Maulida Rahma, menegaskan bahwa keterlibatan institusi kepolisian dalam forum penyair merupakan bentuk kemitraan strategis. Menurutnya, kolaborasi ini membuktikan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama para seniman dan budayawan.

"Tentunya kegiatan ini bersifat kemitraan dan mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak. Literasi digital kamtibmas merupakan bagian dari penguatan kebahasaan untuk pembangunan peradaban bangsa," terang Novi dalam rilis yang diterima redaksi.

Sinergi Lintas Sektor dalam PPN XIV

Ajang tahunan ini tidak hanya dihadiri para penyair dari berbagai daerah. Sejumlah pejabat struktural turut hadir, di antaranya Wakil Ketua I DPR Aceh, Rektor ISBI Aceh, serta perwakilan dari Direktorat Film, Musik dan Seni Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh dan Perpustakaan Nasional dalam forum ini menegaskan bahwa gerakan literasi tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi lintas sektor agar dampaknya terasa hingga ke tingkat kabupaten, termasuk di Bireuen.

Acara semakin semarak dengan penampilan panggung dari Bara Pattyraja, penyair asal Flores, serta aktris nasional Olivia Zalianty. Penampilan mereka menjadi pengingat bahwa seni dan budaya adalah medium efektif untuk menyampaikan nilai-nilai kebaikan, termasuk dalam menjaga keamanan.

Harapan ke Depan untuk Bireuen

Dengan diterimanya penghargaan tersebut, diharapkan semangat literasi digital dapat terus dikembangkan. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi pemicu untuk membangun komunikasi positif antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Partisipasi publik dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif diharapkan semakin kuat. Langkah Kapolres Bireuen ini bisa menjadi contoh bagi jajaran kepolisian lain untuk tidak hanya hadir di lapangan, tetapi juga di ruang digital yang selama ini menjadi medan pertarungan informasi paling sengit.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: kabarbireuen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top