PIDIE — Kecelakaan maut terjadi di jalan nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di kawasan Tanjong Krung, Kota Sigli, Kabupaten Pidie. Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa mobil pikap yang sedang melintas, mengakibatkan tujuh orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain korban jiwa, lima orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa material pohon dan badan kendaraan. Belum ada keterangan resmi mengenai identitas para korban maupun penyebab pasti pohon tersebut roboh.
Proses evakuasi korban sempat menyita waktu lantaran batang pohon berukuran besar menutupi badan jalan dan menghimpit kabin kendaraan. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dikerahkan untuk membebaskan korban yang masih terjebak di dalam mobil.
Para korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, korban meninggal dunia telah dievakuasi dan dibawa ke instansi forensik untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Peristiwa ini menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan Banda Aceh-Medan. Batang pohon yang melintang di tengah jalan membuat kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas selama proses evakuasi berlangsung.
Petugas kemudian memotong batang pohon menjadi beberapa bagian untuk mempercepat pembersihan badan jalan. Arus lalu lintas berangsur normal kembali setelah material pohon berhasil disingkirkan dari lokasi kejadian.
Kejadian ini menjadi pengingat akan tingginya risiko pohon tumbang di kawasan tersebut, terutama saat kondisi angin kencang atau hujan deras melanda. Pengendara yang melintasi jalur Banda Aceh-Medan, khususnya di wilayah Pidie, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pihak kepolisian setempat juga mengimbau agar masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon besar saat cuaca ekstrem. Hingga berita ini diturunkan, penyebab utama robohnya pohon tersebut masih dalam penyelidikan petugas di lapangan.