Pemkab Bireuen Gelar Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rute Start di Depan SDN 21 dan Finish di Pendopo

Penulis: Ricki Manurung  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 15:35:31 WIB
Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di pusat Kota Bireuen, Selasa (18/8).

BIREUEN — Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bireuen akan memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui Karnaval atau Pawai Budaya yang digelar di pusat ibu kota, Selasa (18/8) siang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, Dr Muslim, MSi, memastikan persiapan teknis acara telah rampung, termasuk penetapan rute yang akan dilalui para peserta.

Start karnaval berada di depan SDN 21 Bireuen atau pintu samping Pendopo Bupati. Dari titik tersebut, peserta akan melintasi Alun-alun, Simpang Empat, tembus ke jalan Bireuen-Takengon, hingga tiba di Simpang Cot Meurak. Di simpang itu, peserta berbelok kanan untuk kembali masuk ke pusat kota dan berakhir di depan Pendopo, tepatnya di jalan menuju RSUD dr Fauziah.

Tema "Indonesia Maju, Bireuen Berjaya, Baduya Terpelihara"

Dr Muslim menjelaskan, tema yang diusung dalam karnaval tahun ini adalah "Indonesia maju, Bireuen Berjaya, Baduya Terpelihara". Tema ini menjadi panduan bagi setiap regu untuk menampilkan kreativitas unggulan masing-masing.

Peserta karnaval terdiri dari pelajar tingkat TK/RA, SD/MI, SLTP/MTs, dan SMA/SMK/MA. Panitia menegaskan larangan menampilkan gambar atau tulisan yang mengandung unsur SARA selama pawai berlangsung.

Ketentuan Peserta dari TK hingga SMA

Setiap jenjang pendidikan memiliki ketentuan peserta yang berbeda. Untuk tingkat TK/RA, maksimal menurunkan dua unit mobil hias dengan enam pasang pakaian adat dan enam pasang pakaian profesi.

Sementara untuk tingkat SD/MI, peserta terdiri dari maksimal dua unit sepeda hias, enam pasang pakaian adat, sembilan pasang pakaian profesi, serta tiga pasang atau enam orang pakaian kreasi. Untuk tingkat SLTP/MTs dan SMA/SMK/MA, ketentuannya serupa, yaitu maksimal dua unit becak hias, enam pasang pakaian adat, sembilan pasang pakaian profesi, dan tiga pasang atau enam orang pakaian kreasi.

Aturan Ketat di Panggung Kehormatan

Panitia memberlakukan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi peserta. Saat melewati panggung kehormatan, peserta tidak diperkenankan berhenti atau melakukan atraksi apa pun. Selain itu, dilarang membawa papan nama sekolah, spanduk, atau atribut yang menampilkan nama sekolah.

Ukuran papan slogan yang dibolehkan maksimal lebar 60 cm dan tinggi 40 cm, dengan jumlah maksimal lima pamflet untuk satu sekolah. Pembawa bendera satu orang dan pembawa papan nomor tim satu orang berada di depan barisan, di luar peserta karnaval.

Dr Muslim mengimbau para peserta untuk hadir lebih awal agar bisa masuk ke barisan sekolah masing-masing. Titik kumpul peserta berada di pinggir jalan depan maupun lapangan di belakang SMPN 1 Bireuen serta jalan di sekitarnya.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: metroaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top